Ternyata Mereka Lebih Memilih Gambar Anak Kecil Dari Pada Gambar Belahan Dada


Warungasep – Seperti yang kita ketahui bahwa sudah 1 bulan lebih pemerintah memberlakukan sebuah upaya kebijakan untuk mengurangi populasi perokok aktif di Indonesia, salah satunya adalah membuat peraturan baru bagi para produsen Rokok untuk Menampilkan Gambar Seram pada kemasan bungkus rokok.

Apakah upaya itu berhasil pemirsa? Atau hanya sekedar menunjukan kepada masyarakat sebuah tindakan serius pemerintah yang berusaha untuk mengurangi konsumsi rokok di Indonesia?


Warungasep yang adalah sebuah media penjualan produk rokok kepada masyarakat bisa merasakan bagaimana reaksi para konsumen. Beragam macam tanggapan yang saya dengar dari mereka, apalagi pada awal-awal kebijakan ini diberlakukan, ada yang menyikapinya positif dan mendukung upaya ini, ada juga cibiran yang menganggap upaya ini adalah percuma, selama pabrik rokok masih ada, dan harganya masih terjangkau.

Lalu apa dampaknya bagi Warungasep?
Karena saya memposisikan diri sebagai penjual maka merasakan langsung bagaimana kondisi di masyarakat, dan mengetahui apa yang dilakukan para perokok tersebut.

Jika ditanya dampaknya bagi saya(penjual), apakah setelah setelah kebijakan tersebut para perokok populasinya berkurang?
Ataukah konsumen jadi enggan membeli?

Jawaban saya adalah Tidak sepenuhnya berhasil tapi saya akui ada sedikit efek yang dihasilkan oleh gambar seram tersebut, mereka merasa jijik atau ngeri melihat gambar tersebut, tapi mereka pun tidak bodoh, mereka punya solusi sebagai contoh, seseorang hendak membeli rokok, tapi karena rokok yang ia inginkan ada gambar mengerikan, ia bertanya.

“pak ada rokok yang ada gambarnya gk?”

saya bilang,
“semuanya da gambarnya”.

“kalo gambarnya yang gak serem ada gak? Jangan yang kayak gini, yang gambar anak kecil saja lah…”

nah begitulah tindakan salah satu konsumen, yang menyiasati bilamana mereka membeli rokok.

Ternyata hal itu dikarenakan faktor tingkat kadar kengerian dari gambar tersebut pemirsa, jadi diantara ke 5 gambar seram tersebut mempengaruhi pilihan mereka, yang mana yang lebih seram maka menentukan pilihan mereka, wew…

Nah berikut ini ada survei, jiah terlalu serius kalo bahas survei, ya bisa disebut sebagai hasil realcount di warungasep yang mana gambar yang paling seram dan yang paling tidak seram, inilah hasilnya:

  • 1.Gambar Anak kecil

Gambar yang menjadi kontroversi ini, menjadi pilihan paling disukai para perokok, gambar ini paling diinginkan mereka, kada tidak tampak kengerian pada foto ini, menjadikannya gambar inilah yang menjadi solusi mereka.

  • 2.Gambar Tengkorak

Gambar yang ini juga menjadi alternatif bagi mereka yang tidak menginginkan gambar seram, saya juga gak ngerti apa pesan dalam gambar tersebut, mungkin memperingatkan jika merokok maka akan didatangi hantu tengkorak???? Hahaha…

  • 3.Gambar Bibir Dower

Jika ke 2 pilihan di atas ditak tersedia di warungasep, maka gambar bibir dower ini menjadi pilihan ke 3 karena tingkat keseramannya bisa ditoleransi 😀

  • 4.Tenggorokan Bolong

Wuih siapa pun yang melihatnya langsung melambaikan tangan ke kamera karena takut melihat penampakan tersebut.

  • 5.Belahan Dada

Inilah belahan dada yang sesungguhnya, melihat organ tubuh paru-paru dkk, terus melihat tulang terpotong dan daging memerah membuat siapapun yang melihatnya langsung merinding.

Dan buktinya, gambar yang terakhir selalu tersisa di kabinet rokok di Warungasep, hanya orang yang tidak mempermasalahkan gambar seram tersebut yang memilihnya pemirsa.

Nah begitulah kira2 pemirsa, hasil survei eh hasil realcount eh apa tuh namanya, oh ya investigasi di Warungasep.

Jadi apakah dengan gambar tersebut, anda bisa berhenti merokok???
Lalu apa yang bisa membuat anda berhenti merokok????

35 Comments

  1. Beli rokok ga usah pilih2 gambar, kalo dapet yang bungkusnya paling mengerikan tinggal ambil rokoknya trus masukin ke bungkus rokok lama ato plastik aja , beres tooo?
    Gitu aja kok repot 😀

  2. sebetulnya rokok yang bermasalah adalah rokok yang terbuat dari tembakau tiruan mang….kemungkinan rokok tembakau asli terkena imbas dari tembakau tiruan tersebut dan menjadi kambing hitam penyebab penyakit parah tersebut mengalahkan polutan asap kendaraan…^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published.