Tes Ride Singkat Suzuki Address, Skutik Langka Yang Jadi Pusat Perhatian


Warungasep.net – Hari Sabtu kemarin, Warungasep kedatangan tamu yang seorang Blogger yang tinggal di Kota tapi nama blog nya Ndeso, dialah mang Achirul Soleh juragannya Blogger Dgujubar, Ndesoedisi.com… Mang Nde sebutan Blogger yang juga merangkap sebagai Dosen ini adalah kali keduanya mampir ke Tasikmalaya, singkat cerita seperti sebelumnya, mang Nde mampir kesini usai pulang mudik ke kampungnya di daerah Cilacap Jawa Tengah, jadi karena arah pulang menuju tempat domisilinya yang berada di Purwakarta ia mengunakan jalur Selatan Pulau Jawa yang pastinya melewati daerah tempat tinggal saya yaitu Tasikmalaya. Dan mudik kali ini, Mang Nde menggunakan skutik Suzuki yaitu Suzuki Address.. Jadi kebetulan nih saya bisa icip-icip motornya mang Nde, karena jujur walaupun sudah ada sejak tahun 2014 lalu, tapi saya belum pernah sekalipun nyentuh apalgi megang skutik Suzuki yang juga diekspor ke Eropa ini, penasaran banget pasti nih pemirsa, hehe…

Mang Nde

Kedatangan Mang Nde ke Tasik selain untuk istirahat setelah perjalanan jauh juga untuk silaturahmi dan kebetulan anak saya lagi di Khitan, jadi sekalian “Nyecep” juga kayaknya nih, hehe… Pas ditanya, gimana mang capek gak bawa skutik ini? Mang Nde bilang sih, “enak gak pegel” ujarnya, terus mang Nde bilang selama perjalanan dari Cilacap ke Tasik cuka ketemu 2 unit Suzuki Address, saking langkanya nih pemirsa.. Wah, kirain di Tasik aja yang memang populasi skutik Suzuki bermesin 115cc ini masih sedikit dan cenderung langka, kayak Moge aja tuh pemirsa…

Selama Suzuki Address nangkring di parkiran depan warung, pandangan orang-orang baik yang lagi lewat atau yang mampir tertuju pada sosok Skutik seharga Rp 15jutaan ini, bahkan tukang Ojek yang suka nongkrong didepan penasaran dan tanya, “Motor naon ieu Sep, anyar nya?(Motor apa ini Sep, baru ya?”) ujarnya.. saya jelasin deh, ini motor skutik Suzuki, udah lama keluar cuma karena langka jadi banyak yang gak tau, tukang ojek itu tanya lagi “mesinnya 125cc ya?”, saya jawab cuma 110cc mang, sama kayak Beat, eh si mang Ojek itu bilang, “Lho kok gede ya?” jawabnya.. Mungkin sekilas melihat dimensinya, Address gak sekecil skutik 110cc pada umumnya dan terlihat lebih besar.

Karena mang Nde mampir cuma bentar(dimarahin istrinya kalo kelamaan, ntar gak dibukain pintu kalo pulang, kasian kan.. wkwkwk) jadi singkatnya, saya mau icip bentar lah skutik ini, ya sekalian beli cilok aja kedepan buat ngerasain gimana sih rasanya naik skutik yang katanya berkualitas ekspor ini?

Pertama naik, skutik ini sama dengan skutik lainnya, kaki napak sempurna untuk saya yang punya tinggi 167cm, cuma posisi jok lebih lebar dan juga lebih empuk dari skutik lain, terutama skutik Honda Vario 125 saya. Ergonominya cukup nyaman dengan stang yang agak tinggi, cuma aneh juga pas melihat dashbor speedometer yang berada diatas stang dengan cover yang menggembung bulat karena posisi headlamp berada diatas. Mirip stang Vespa baru 4 ak gitu… Selain itu cukup kesulitan ketika memasukan kunci kontak karena posisi lubang kunci yang rata, gak seperti skutik Honda yang agak miring dan gampang untuk memasukan ank kunci, tapi kelebihannya kunci kontak Address ini juga sekaligus sebagai kunci pembuka jok.

Oke, nyalakan motor ternyata suara starternya masih bletak duoor nih pemirsa, tapi bener-bener gak terasa nih getaran di stang seperti skutik lainnya, halus aja gitu suara mesinnya juga, cuma kedengeran suara knalpot aja… Suara knalpotnya itu mirip suara knalpot Yamaha Mio series, sedikit nga-gewor kalo bahas west java-nya mah, hehe… Ternyata beda sama suara mesin Suzuki Spin yang dulu pernah saya pakai yang punya suara kasar dan garing… Mulai melaju, tarikan Suzuki Address dengan mesin 113cc 1 silinder 4 tak berpendingin udara ini terasa smooth banget akselerasinya, ngageleser aja gitu, gak nyentak langsung wusss seperti skutik Mio atau Beat. Tapi setelah nyampe 40km/jam lebih terasa cepet banget naiknya jika kita bisa ngurut Throttle gasnya, ohh jadi gini bedanya pemirsa…

Salah satu yang bikin penasaran dengan skutik ini adalah ketika saya baca review blogger lain adalah suspensi Address yang katanya empuk? Benarkah begini eh begitu??? Dan ternyata benar tuh pemirsa.. Saya coba bawa motor mang Nde ini untuk beli Batagor ke daerah Perumahan yang banyak Polisi bobo-nya(lho, tadi katanya mau beli Cilok, kok jadi Batagor? Oh ya, tukang Ciloknya gak ada pemirsa, adanya tukang Cilor sama Gehu pedas, ya udah beli Batagor aja…). Nah, disini kita buktikan.. Ternyata suspensi Vario saya apa lagi Mio itu keras banget jika dibandingkan dengan suspensi Suzuki Address ini pemirsa, enak banget empuk tapi gak mentul-mentul, apalagi dikombinasikan dengan jok yang tebal juga empuk, wah pantes aja mang Nde bilang gak pegel dipakai jarak jauh… Melihat jok belakangnya yang juga cukup tebal sepertinya Address ini juga pasti enak dipakai boncengan nih pemirsa…

Biasanya, ketemu Sleeping Police atau Polisi Tidur itu merupakan sesuatu yang horor terutama buat skutik saya Vario 125, karena apa? Karena sudah pada tau kalo Vario itu kalo ketemu yang kayak gini, geredeg sama geter hebatnya kumat, udah biasalah itu mah ya, hehe… Tapi, pas pake Address ini justru gak ada sama sekali, ada sekitar 30-an ekor Polisi tidur di perumahan tersebut saya lewati, dan gak ada kendala.. Suspensi Address sama Jok-nya yang empuk dan mesin yang halus tanpa getaran memang menjadi kombinasi yang sempurna nih pemirsa… Dibawa belok atau nyalip juga enak, gak seperti Suzuki Spin yang pernah saya pakai dan sempat jatuh di tikungan, mungkin karena jarak sumbu roda yang lebih pendek jadi lebih lincah tuh pemirsa…

Tapi pas saya nyampe dan balik lagi ke Warung, kaget juga mang Nde tanya.. “Mang, gasruk ke Poisi tidur gak” tanyanya, saya jawab, enggak tuh, lalu mang nde bilang, kalo kekurangan skutinya ini adalah Ground Clearence-nya yang pendek pake banget.. Wah, ketika langsung liat baru tempe saya nih kalo emang jaraknya ke tanah emang pendek banget, malah lebih pendek dari Vario,ckck.. Tapi heran juga saya kok gak mentok Poldur, apa karena saya jalannya terlalu pelan ya? Hehe… Mungkin kalo kenceng, pasti bisa mentok…

Sayangnya, gak banyak foto-foto yang saya ambil karena Mang Nde mau buru-buru pulang takut dimarahin sama anaknya, Mbak Aira.. (Lho kok tadi istrinya yang marah? Ternyata dua-duanya nih pemirsa.. sssttt, udah jangan tanya lagi…). Dan kesimpulan yang saya dapat tentang skutik Suzuki Address ini adalah Skutik ini ternyata beda dengan skutik sekelasnya, Mesin 110ccnya lebih halus dan cukup responsif, suspensi lebih empuk juga jok lebih tebal dan nyaman, dek juga lebih luas sehingga punya ergonomi nyaman dan lebih santai dan lincah. Bagasi 20 liter yang bisa muat helm juga kapasitas tangki yang muat 5 liter BBM menjadi salah satu kelebihan dari skutik ini yang gak dimiliki skutik sekelasnya dengan rentang harga yang sama diangka Rp 15jutaan.

Tapi herannya skutik ini belum banyak konsumen yang tau, seperti pepatah mengatakan “Henteu wawuh janten teu nyaah” ujarnya, jadi selama belum mencoba maka gak akan tau gimana rasanya skutik ini, apalagi melihat skutik ini banyak kelebihan dan lebih value for money dibanding skutik sekelasnya. Nah, pertanyaannya kenapa skutik ini gak ada yang kenal dan gak ada yang pakai? Apakah Suzuki kurang melakukan promosi? Atau dealernya yang jarang? ah… Ninja 250 FI saja pabalatak di Tasik walaupun dealernya cuma satu-satunya, Dealer Suzuki masih terbilang lebih banyak.. Atau karena desainnya yang memang kurang disukai kebanyakan orang? Kalah ganteng dengan skutik sekelasnya?

“Produk Suzuki mengutamakan kualitas daripada model” ujar mereka, Ya, tapi dengan kualitas Suzuki yang sebut saja lebih unggul dari produk lainnya, bukan berarti gak harus punya model yang disukai banyak orang kali ya? Ya, itu mungkin PR bagi Suzuki kedepannya untuk membuat salah satu produknya laris di pasaranan dan sesuai dengan keinginan konsumen. Karena menurut saya, untuk mendukung bangkitnya Suzuki gak cuma hanya mengandalkan produk sportnya, tapi di segmen skutik murah ini bisa jadi potensi untuk menjadi tulang punggung penjualan Suzuki, asalkan Suzuki bisa lebih mempelajari lebih dalam lagi untuk menjadi yang terbaik… Oh ya, untuk Suzuki Address ini punya banyak pilihan warna dan tipe, dari mulai Suzuki Address 2017, lalu Suzuki Address Playfull yang punya 10 warna unik dan Suzuki Address Black Predator.. Buat pemirsa yang ingin tahu lebih, bisa kunjungi dealer Suzuki terdekat dan jaik pemirsa belum tahu, ada lho skutik Suzuki yang dibandrol cuma Rp 12jutaan saja, namanya Suzuki Nex (Baca lengkapnya di Harga Suzuki Nex ), dan skutik ini jadi skutik Jepang termurah di Indonesia, mesinnya sama dengan Address tapi punya dimensi yang lebih kecil.. semoga berguna..

Baca juga yang menarik lainya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Blogspot : Motorjipi.com
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet

Ditulis oleh Warungasep. <

Advertisements

13 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.