Hayabusa Facelift Akan Pakai Transmisi Semi Otomatis, Tanpa Tuas Gigi?

Warungasep.net – Gambar diatas adalah sebuah renderan akan sosok Hayabusa facelift oleh media kenamaan asal Inggris MCN news.. Nah, dalam situsnya, MCN memberikan bocoran mengenai sosok salah satu motor tercepat di dunia yaitu Suzuki GSX-R1300 atau yang lebih kita kenal dengan Suzuki Hayabusa, yang ternyata tercyduk memiliki gambar patent baru, sayangnya dalam gambar patent tersebut bukan menampilkan sosok desain baru si moge dengan desain aneh ini, bukan juga pakai Turbo Charged seperti pesaingnya si Kawasaki Ninja H2SX 2018 tapi justru, Hayabusa kabarnya akan menggunakan sebuah mekanisme transmisi baru berupa fitur perpindahan gigi semi otomatis, sehingga yang bawa motor ini nantinya tidak perlu oper gigi.. wah, mirip motor matic dong?? hehe…

Pemirsa bisa perhatikan pada desain patent Hayabusa terbaru diatas, terlihat desainnya masih sama dengan yang saat ini eksis dan masih dijual di beberapa negara (Baca : Suzuki Hayabusa 2018 ), tapi di bagian mesin, sosok Hayabusa baru ini tanpa tuas perseneling.. Lha, terus pindah giginya gimana???

Nah, mekanisme perpindahan gigi sang Hayabusa facelift digantikan dengan sebuah spare part baru mirip sebuah actuator sehingga perpindahan gigi dilakukan secara hidrolik, sehingga ketika bawa ini motor kita gak perlu cekrak cekrek pindah turun gigi, tetapi dilakukan secara otomatis..

Apakah mekanisme baru ini mirip dengan fitur Dual Clutch Transmision atau DCT Honda seperti yang terdapat pada Honda NM4 Vultus atau Africa Twin DCT??? Sepertinya beda nih pemirsa, karena DCT Honda memiliki komponen meknisme gearbox kopling khusus DCT yang tentunya membutuhkan ruang tambahan yang lebih banyak dan bobot yang lebih berat, sedangkan mekanisme yang dimiliki Suzuki ini lebih simple dan masih pakai gearbox konvensional, cuma perbedaanya hanya pada mekanisme shifting gear saja, dan ada kemungkinan bisa dipakai di motor sport Suzuki lainnya.

Dan pihak MCN juga memperkirakan jika Hayabusa baru akan hadir di tahun 2019 nanti, ini karena desain yang dipakai sekarang sudah hadir sejak tahun 2008 ini memang sudah seharusnya melakukan facelift besar-besaran, pertama karena motor ini belum memenuhi standar Euro4 yang saat ini makin ketat diberlakukan dibeberapa negara terhadap motor baru, dan juga teknologi dan desainnya sudah sangat ketinggalan dengan motor lainnya, walaupun image motor terkentjang masih melekat pada sosok GSX 1300cc ini tapi banyak bikers di seluruh dunia mengharapkan jika Suzuki menghadirkan inovasi baru, tapi apakah perubahannya hanya pada sebuah mekanisme perpindahan gigi otomatis seperti ini? Tentu konsumen menginginkan lebih, baik di sektor desain juga performa dan fitur. Kita tunggu saja…

Baca juga yang menarik lainya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Blogspot : Motorjipi.com
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet

Ditulis oleh Warungasep. <

Advertisements
Advertisements

4 Comments

  1. Itu pake amt (automatic manual transmission) / ags sama kayak mobil2nya suzuki macem karimun dan ignis ada mode yg full di kontrol sama ecu ada mode yg pengendara yg kontrol kemungkinan di motor ada di bagian tuas handle bar. Mengingat hayabusha cc nya 1300 jadi torsinya cukup besar untuk aplikasi amt. Begitu analisa saya 😀

  2. BTW itu renderan full body nya kok di buritan jadi rada lebih nungging? apa ga mengurangi aerodinamika ya? soalnya dulu filosofi si busa yang berbahaya (wkwkwkwk) itu kan sengaja didesain demikian supaya minim hambatan angin, bukan mengejar model nungging ala motor jalanan biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.