Spesifikasi Honda CB150R 2018, Torsinya Jengat…!!!


 

Warungasep.net – Berikut ini akan saya jelaskan secara singkat tentang spesifikasi produk baru Honda CB150R versi 2018 yang dirilis tepat hari ini tanggal 13 July 2018.

Selain beberapa desain yang berubah termasuk shroud, body, footpeg dan disc brake, apakah ada bebeberapa perbedaan pada spesifikasi mesin CB baru ini?

Nah, dari data yang dirilis AHM, Untuk spesifikasi mesin tidak banyak perubahan. Mesinnya masih mengusung mesin 149cc 1 silinder DOHC 4 klep berpendingin cairan. Powernya masih sama tuh pemirsa, diangka 16,9 Ps pada 9000 rpm, kecuali untuk torsi. Ternyata Honda CB150R ini torsinya naik dari sebelumnya hanya 13,8 Nm menjadi 14,5 Nm pada 7000 Rpm.

Untuk dimensi tidak banyak berubah, ukuran bannya pun masih sama 130/70-17 untuk belakang dan 100/80-17 untuk depan dan keduanya sudah pakai ban tipe tubeless Untuk lebih lengkapnya pemirsa lihat di bawah ini :

Spesifikasi All New Honda CB150R 2018
Tipe Mesin 4 tak, DOHC 1 silinder 4 klep berpendingin cairan
Kapasitas Mesin 149,16 cc
Bore x Stroke 57,3 mm x 57,8 mm
Power Maks 16,9 PS pada 9000 rpm
Torsi Maks 14,5 Nm pada 7000 rpm
Rasio Kompresi 11.3:1
Pengabut Bahan Bakar PGM-FI
Starter kick dan electrik starter
Konsumsi Bahanbakar 40,5 km per liter
Transmisi 6 percepatan
Kopling manual
Tipe Rangka truss frame
P x L x T 2.019 mm x 719 mm x 1.039 mm
Ground Clearance 169 mm
Tinggi Jok 797 mm
Jarak sumbu 1293 mm
Kapasitas Tanki 12 liter
Berat 136 kg
Ukuran Ban Depan 100/80-17 tubeless
Ukuran Ban belakang 130/70-17 tubeless
Suspensi depan telescopic
Suspensi Belakang monoshock prolink
Rem depan cakram
Rem Belakang cakram
Baterai MF basah 12 V 5 Ah
Busi NGK MR9C-9N
Lampu depan LED
Harga Rp. 26.750.000 (std)

Rp. 27.850.000 (SE)

Baca yang unik lainya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet
    Ditulis oleh Warungasep < a
Advertisements
Advertisements

6 Comments

    • torsi naik berarti power di atasnya makin ngempos, logikanya gitu. mungkin overlapnya diperkecil jadi torsi tinggi tapi memuncak, grafik torsi turunnya cepat. kalau overlap besar, torsinya lebih kecil tapi lebih stabil, jadi power di rpm tinggi lebih besar.

      emang pas untuk kondisi harian dipadukan dengan long gear ratio jadi gak perlu sering2 ganti gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.