Wow… Bagusan Sketsa Daripada Aslinya!!!

Warungasep – Masih ingatkah renderan di atas? Ya itu sebuah renderan MX Qing karya kang Asep Saepuloh, pengunjung setia blog Warungasep dari Tangerang. Hasil karyanya yang tak kalah keren dari master rekayasa gambar profesional lainnya sering saya tampilkan, karena setiap renderan buatannya selalu sempurna disetiap detail dan seperti nyata bentuknya.

Tapi ternyata, kang Asep ini memiliki bakat juga di bidang seni rupa, dan saya pun tak menyangka,pantas saja setiap ia mengirimkan renderan, kok bisa detail setiap sudutnya dan rapi. Dan memang benar ternyata kang Asep Saepuloh ini jago gambar sketsa menggunakan pensil. Lihat saja salah satu karyanya yang ia kirimkan:


  • wow… Kereeen… 😎

wew… Ketika saya liat, ini beneran pake pensil atau hanya hasil olah sotoshop pake efek saja? Tapi ternyata saya liat lebih detail lagi, ternyata itu memang pensil pemirsa. Dan menurut keterangan kang Asep, ia membuatnya hanya menggunakan pensil dan spidol warna hitam saja. Wow…

Nah ada lagi nih, yang membuat saya tercengang, coba perhatikan gambar yang ia kirimkan berikut ini:

Wow… Itu seperti foto pada brosur atau walpaper yang diambil di google ya? 😀 Aslinya ini dibuat memakai pensil dan spidol warna saja.. Tapi kok sempurna banget ya…

Tahukah anda, gambar tersebut kang Asep buat sekitar tahun 2002, wow… Ia sengaja menshare fotonya setelah mencari yang sebelumnya entah dimana ia menyimpannya, dan akhirnya ketemu juga. Nah sekarang bandingkan dengan foto asli motornya yaitu Bimota V500:

weleh… Kok malah bagusan sketsa ya daripada aslinya???? Betul gak… 😀

Sungguh luar biasa pemirsa, suatu kemampuan seseorang kadang tercipta karena suatu kondisi dimana kita memiliki keterbatasan, dan hal tersebut adalah sebuah pemicu dimana kreatifitas berkembang menjadi sebuah motivasi dan itulah yang terjadi pada diri seorang seniman.

Seperti kang Asep Saepuloh ini, ia adalah salah satu penggemar roda dua dari dulu, ingat ya, ia sudah berumur, hehe… Ya maksudnya ia sudah melewati masa dimana belum ada internet, masa dimana harus ada perjuangan disaat kita memiliki ambisi akan suatu hobi. Pada saat itu, jika kita ingin mengetahui info tentang motor, kang Asep harus membeli majalah-majalah import seperti Motorcyclist atau Cycleworld yang harganya lumayan hanya sekedar ingin melihat sebuah foto atau wujud sepeda motor, dan ketika ingin memiliki gambarnya, kang Asep pun menggambarnya di sebuah kertas, seperti gambar diatas tadi, wew…

Coba bandingkan sekarang, pengen tau apa saja tinggal browsing, tinggal ketik apa yang kita mau, dulu… Sangat jauh berbeda, hehe…
Namun dijaman serba kemudahan ini terkadang kadar kreatifitas seseorang cenderung menurun pemirsa. Seperti yang sering saya tampilkan gambar-gambar kiriman pemirsa Warungasep seperti yang di posting kemarin, kang Asep Saepuloh bilang,
“padahal anak-anak jaman sekarang segalanya serba praktis, coba kalo gambar sketsa motor itu belajar dulu cara membuat sketsa yang benar, tinggi, panjang, bulat bannya di ukur.. Ya biar proporsional aja…” katanya.
Caranya? Ya bisa liat bagaimana tutorialnya di google, hehe begitu tambahnya… 😀

Tapi kembali lagi ke diri kita masing-masing pemirsa, kemampuan sesorang kan relatif, jika kita mempunyai jiwa seni ya kalo tidak punya bakat, ya harus belajar lagi. Dan jika sudah mempunyai bakat, tinggal dikembangkan lagi… Dan dijaman serba modern sekarang ini, terkadang hasil karya clasic atau kontemporer sangat berharga nilainya artistiknya, nah siapa tahu bisa berguna kelak…

Jadi buat yang sedang belajar mengasah kemampuan seni nya, ayo semangat, terus berkarya.. Dan buatlah karya kita menjadi sesuatu yang berharga dan bisa berkesan di hari nanti, hehe…

Saya juga masih belajar kok. Liat saja susahnya ngikutin karyanya sang ahli:

tuh kan?? Jauh banget hasilnya, hehehe…

Bagaimana pemirsa, karya kang Asep Saepuloh memang mantap… 😀

27 Comments

  1. Tul kang, saya juga dulu bela2in ikutan kirim gambar ke tabloid Otomotif jaman SMP-SMA dulu, by hand no computer, lumayan 2 kali dimuat dapet 100rb ama terakhir die cast formula 1, belajar ama temen satu sekolah yg jago gambar.
    Kalo anak sekarang mah tinggal copas, dialusin pake sotoshop jadi dah! Padahal yang kreatif bener itu dari ide awal, sebuah model yang belum ada sebelumnya, bukan copas trus disotosop CMIIW

    http://motorrio.com/2014/09/18/honda-k56-siapa-saja-yang-mau-dihancurkan/

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. ✍ Wajarlah… Namanya Juga Otodidak ✍ | Warungasep.wordpress.com
  2. Wow… Honda Sonic 250cc Concept | WARUNGASEP★★★☆☆
  3. Ketika Motor Terkentjang di Dunia Dibuat Versi Ayago Concept | WARUNGASEP★★★☆☆

Komen Gratis !