Data AISI Honda April 2016 Lengkap : All New CB150R Terjual 16.493 unit

honda cb150r limited edition

All New Honda CB150R Special Edition… sport terlaris selama bulan April 2016 kemarin…

Warungasep.net – Lapor pak, Data AISI Honda untuk bulan April sudah saya terima! Seperti pada info sebelumnya jika data pendistribusian/penjualan seluruh produsen sepeda motor mengalami penurunan. Namun walau begitu, Honda tetap kokoh menjadi pemimpin pasar.

Seperti pada Data AISI April 2016 kemarin, tercatat dari total pendistribusian sebanyak 478.036 unit pasar nasional, Honda menguasai 72,92% atau sebanyak 348.626 unit di bulan April kemarin…

Dan, seperti biasa skutik Honda menjadi penyumbang terbesar sebanyak hampir 74,9% pangsa pasar skutik nasional dengan produknya Honda Beat yang menjadi matic terlaris. Dan tak hanya itu AHM pun mengalami peningkatan di segmen sport pemirsa…

Seperti pada data AISI Honda Maret 2016 kemarin sport Honda hanya mampu mejual sebanyak total 20.498 unit sport, kini meningkat menjadi total 30.835 unit, dan penyumbang terbesarnya adalah produk sport naked andalan meraka yakni All New Honda CB150R

Tercatat selama April kemarin Honda CB 150cc bermesin 150cc DOHC near square ini terjual sebanyak 16.493 unit, naik sekitar 90% dari bulan Maret yang hanya sebanyak 8ribuan unit… Dan dengan hal ini AHM mengklaim sport nakednya tersebut kini kembali menjadi raja sport tanah air selama bulan April kemarin…

Dan untuk mengetahui Data AISI motor Honda selama bulan April 2016 kemarin, baca secara lengkap dibawah ini :

Segmen(Total) Produk Terjual
 Skutik(285.771 unit) Beat series  133.837 unit ,
Vario series  106.079 unit
Scoopy FI  44.7658 unit
PCX 150 469 unit
Spacy  621 unit
 Bebek(32.020 unit)  Revo FI  10.962 unit
 Supra X 125 FI  14.821 unit
 Blade 125  2.110 unit
 Sonic 150R  4.127 unit
 Vultus NM4   unit
 Sport(30.835 unit)  All New CB150R  16.493 unit
 All New CBR150R  7.495 unit
 Verza  6.360 unit
 Megar Pro  441 unit
 Big Bike  46 unit

Sumber : Detik.com… dan semoga berguna 😀
Baca juga yang menarik lainya :

Ditulis oleh Warungasep.

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Blogspot : Motorjipi
  • Twitter : @Warungasep
  • Whatsapp : 085222233573
  • BBM : 5CCEFC08

Posted from WordPress for Kalkulator

Advertisements

38 Comments

  1. siang Sep
    untuk HONDA Data selalu lengkap
    Per Type dan Per Segmen ada Jumlah Data Penjualannya / Distribusi

    tapi untuk Merk Lain ( Suzuki, Kawasaki, TVS )
    terutama YAMAHA yang menjadi Merk No. 2 di Indonesia

    kok saya jarang liat ya.?
    apa saya yang kurang Up To Date..??

    kalo bisa lebih rinci untuk Pabrikan yang lain juga

    nuwus loup

  2. Buseett tuh scoopy laris amat yakk,, cb series jg, , lom lg cbr yg edisi repsol yg blum d jual diler2. Alamat bulan depan naik bnyk. Ksihan ni lele dumbo punya ttangga ,,,.. Merana memang merana
    Kate bang haji rhoma .

  3. Harusnya setiap pabrikan harus seperti Honda,walau awalnya mereka sempat menjadi Yamaha, yang artinya terlalu percaya diri dengan produknya, sehingga tidak mau mendengarkan / melihat permintaan pasar, dan hasilnya 2003-2012 pelan namun pasti Yamaha mulai mengimbangi pasar penjualan Honda, bahkan sempat beberapa kali memimpin penjualan Honda, tapi seperti Raja dadakan lainya, mereka lupa diri dengan konsep awal mereka, yaitu “melayani” rakyat / pembeli, mereka lebih percaya konsep yang di tawarkan designer / copy paste design motor dari luar tanpa melihat kebutuhan atau permintaan pembeli, di lain pihak,Honda mulai mengakarkan kembali konsep kebutuhan / permintaan konsumen / pembeli, mulai ikut pasar matic yang dulu notabene di kuasai Yamaha, dengan Vario, kemudian beat, pangsa pasar Sport yang dulu notaben hanya mengandalkan Tiger 2000, megapro, CB150R, dll, yang awal keluarnya produk2 tersebut banyak cibiran dan penilaian negative akan keberlangsungan produk2 tersebut, dan memang benar awalnya Mio dan Vixion gak terkejar, tapi strategy nextnya itu yang paling penting, data dari survey setelah launching2 produk awal itu yang menjadikan produk selanjutnya lebih baik dan bahkan mampu melampaui produk dari kompetitor yang notabene top brand, ingat bagaimana gelombang beat series, vario series menumbangkan dominasi Mio series, dan kemungkinan di kelas sport bagaimana CB150R,CBR150,FERZA dll mulai menabrak dominasi vixion, bahkan beberapa kali menggunggulinya, dan apa yang di lakukan Yamaha, NOTHING……!!! Mereka lebih mementingkan Up The Line, promosi dan tokoh, mereka malah melupakan hal yang terpenting yaitu Pembeli, mereka tidak mau menyerap aspirasi dari masyarakat / Bellow The Line, padahal itu pangsa pasar mereka, mereka hanya menciptakan produk style bagus, kencang, sporty, dll, mereka lupa pangsa pasar terbesar mereka adalah orang dewasa (orang yang telah mempunyai penghasilan sendiri / berkeluarga) dimana faktor kenyaman, safety, ekonomis lebih di utamakan di banding dengan hanya sekedar style dan kecepatan, Coba lihat dan hitung, berapa banyak model dan type yang di keluarkan Honda hanya untuk mengejar semua type dan pangsa pasar mereka? sangat banyak sekali,,,, bandingkan dengan merk lain,,,,,
    Jadi jika brand lain ingin mengejar ketertinggaln mereka, mereka harus mulai “membuat malu” diri mereka sendiri, untuk membuat pondasi produk untuk membuat next produk yang lebih baik dan lebih baik, jika tidak, pasar yang di kuasai merk tertentu sekarang akan di rebut oleh Honda, keep in eye for Suzuki Satri FU (Sonic 150), Jupiter MX-King (Supra 150 GTR), Ninja 250 (New CBR250),Jika tidak prepare, produk2 tersebut akan segera mulai mendampingi, atau bahkan mengasapi mereka.

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Dalam Sebulan Satria FU Injeksi Hanya Laku 1.765 Unit Saja, Tapi Kok Lebih Laris dari Sonic??? | WARUNGASEP★★★☆☆
  2. Data AISI Yamaha NMax vs Honda Vario 150 Januari-April 2016, Nmax cuma Setengahnya… | WARUNGASEP★★★☆☆
  3. Vario Series Kalahkan Beat Series di 10 Motor Terlaris Mei 2016 | WARUNGASEP★★★☆☆

Tulis Komentar anda dibawah ini, Maaf jika tidak terbalas, silakan hubungi kontak fanspage.. Thanks!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.