Meraja di Negeri Tetangga dan Puncaki Klasemen, Herjun AF Juara Thailand Talent Cup 2018

Warungasep.net – Jika seorang atlet jago kandang sih sudah biasa, tapi kalo ada atlet yang jago ketika berkompetsisi di kandang lawan, itu baru luaarr biasaaa.. Itulah yang ditunjukan pembalap muda bertalent asuhan Astra Honda Racing School Herjun Atna Fidaus, yang berhasil menjadi juara umum gelaran balap OMR Honda Thailand Talent Cup (TTC) musim 2018. Pembalap berusia 14 tahun asal Pati Jawa Tengah ini berhasil mendominasi dan langganan podium di setiap serinya bahkan berhasil menjadi pemumcak klasemen di gelaran balap OMR di negeri tetangga menggunakan Honda NSF250R ini

Herjun AF bahkan bisa mengunci gelar saat race pertama berlangsungny Final TTC 2018 yang digelar di sirkuit Chang Buriram Thailand yang digelar bersamaan Final ARRC 2018 akhir pekan kemarin. Di race pertama Herjun AF berhasil mendapat podium ke-2 tapi juga berhasil memuncaki klasemen dan tak bsia dikejar oleh lawan-lawannya yang didominasi pembalap Thailand dan juga pembalap berasal dari negara lainnya di Asia.

Semangat pebalap muda AHM untuk meraih hasil maksimal di TTC 2018 tergambar dari perjuangan mereka pada race terakhir musim ini. Meski sudah memastikan gelar juara, Herjun tetap tampil maksimal.

Selepas start, tiga rider AHM berhasil ikut di rombongan depan. Namun, persaingan di grup depan cukup berat dengan ada total 8 rider di barisan depan. Berkali-kali rider Indonesia bertarung sengit dengan pebalap tuan rumah memperebutkan posisi 2, karena rider yang memimpin lomba sudah meninggalkan jauh rombongan sejak awal lap. Di akhir lap semakin seru dimana para rider ingin membuktikan capaian terbaik di race terakhir. Herjun akhirnya finish di posisi ke-2.

Hildan kurang beruntung karena terjatuh di lap akhir setelah bersenggolan dengan pebalap tuan rumah. Kendati demikian, pebalap ini tercatat sebagai pebalap tercepat yaitu 1.49.557 yang dicetaknya pada lap ke-8.

”Mohon maaf saya gagal finish di race 2. Namun bagaimana pun juga saya bersyukur dapat bertarung di kejuaraan TTC 2018 ini. Semoga seluruh pengalaman yang saya dapatkan di kompetisi ini mampu saya kembangkan menjadi pelajaran bagi saya di kompetisi balap yang akan saya ikuti,” kata Hildhan.

Rekan setim Herjun dan Hildan, Gofar juga bersenggolan dengan pebalap lain dan harus melebar dari trek. Gofar finish di posisi 6 tetapi mendapat penalti 5 detik karena insiden senggolan di lap terakhir dan harus puas menyelesaikan balap di posisi 9. ”Semua pelajaran di TTC ini akan saya ambil dan saya jadikan pemicu bagi untuk bisa lebih berprestasi,” ucap Gofar.

Untuk melihat bagaimana perolehan klasemen Herjun AF, pemirsa bisa lihat dibawah ini :

:

Rd 1 Rd 2 Rd 3 Rd 4 Rd 5 Rd 6 Rd 7 TOTAL
R1 R2 R1 R2 R1 R2 R1 R2 R1 R2 R1 R2 R1 R2
Herjun A Firdaus 20 0 13 17 20 15 20 15 20 20 20 13 17 210
Warit Thongnoppakun 17 0 20 15 17 20 9 20 13 0 0 15 15 161
Piyawat Patoomyos 11 15 17 20 0 0 17 13 17 17 17 20 20 184
Mhd Hildhan Kusuma 15 20 10 2 15 13 10 17 10 15 0 11 13 151

Sumber TMCBlog

Bagi Herjun yang langsung menjadi juara di tahun perdananya di ajang balap internasional, hasil tersebut merupakan titik tolak untuk menapak ke jenjang lebih tinggi di ajang lebih ketat serta sarat gengsi.

”Alhamdulillah saya mampu menyelesaikan TTC 2018 sebagai juara. Sungguh sebuah pengalaman berkesan dapat berkompetisi di luar Indonesia. Semoga saya mampu kembali berprestasi di tahun yang akan datang,” ucapnya.

Sukses Herjun juga diikuti gemilangnya dua pebalap binaan AHM lain di ajang TTC, yang juga masih belia, yakni Abdul Gofar (14) dan Muhamamd Hildhan Kusuma (15). Gofar mengakhiri musim dengan mengunci peringkat ke-4, sedangkan Hildhan merebut peringkat ke-6. Ketiga pebalap muda berbakat ini merupakan hasil didikan Astra Honda Racing School yang banyak mencetak banyak pebalap muda berprestasi.

Memang tak mudah bersaing di ajang tersebut. Menggunakan jenis motor yang sama yaitu Honda NSF250, para pebalap belia AHM ini harus bersaing dengan pebalap tuan rumah yang sudah berpengalaman dan rata-rata usianya cukup jauh di atas mereka. Dua pebalap Thailand yang mengunci posisi ke-2 dan ke-3 misalnya, usianya sudah menginjak 19 tahun.

General Manager Marketing & Planning Analysis AHM, A. Indraputra, mengatakan pembinaan balap berjenjang AHM memang diformulasikan untuk mencari pebalap berbakat yang siap berlaga sejak dini di level bergengsi. Harapannya, muncul pebalap kelas dunia dari Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa.

”Keberhasilan Herjun, Gofar, dan Hildhan di TTC 2018 merupakan capaian luar biasa di tahun pertama mereka terjun di balapan internasional. Melalui pembinaan yang dimulai dari Astra Honda Racing School yang selalu mengusung semangat Satu Hati, kami akan terus konsisten mempersiapkan bibit pebalap berbakat yang punya mimpi menjadi kebanggaan bangsa di kelas dunia,” ujar Indraputra.

Baca yang unik lainya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet

    Ditulis oleh Warungasep < a

    Advertisements
    Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.