Bukan Odong-odong, Ini Namanya Yamaha Xenter 125… Skutik Elegan di Italia

Warungasep.net – Motor apa ini, desainnya aneh, lampu depannya bulat dengan headlight yang memiliki dimensi yang cukup besar dan belo yang terlihat kurang proporsional dengan body-nya yang super ramping. Motor ini bukanlah odong-odong atau sepeda anak balita. Ini adalah skutik premium di negeri Italia dari pabrikan garpu tala Yamaha, yang namanya adalah Yamaha Xenter 125. Berikut ini penampakan full-nya :

Bagi sebagian pemirsa pasti sudah lebih dulu mengenal skutik ini, karena sempat ada gosip jika motor ini akan masuk ke Indonesia (Baca : Nama matic baru Yamaha ). Tapi sebagian pemirsa tentu belum mengenal skutik premium yang diposisikan sebagai pesaing produk lokal seperti Piaggio atau juga sesama produk Asia seperti Honda SH125i atau juga beberapa produk Kymco yang memiliki desain dan style yang sama.

Walaupun memang terlihat agak aneh, karena mindset kita tentang skutik harus punya desain sporty dan serba tajam akan berbeda dengan model skutik premium di Eropa. Secara keseluruhan skutik Yamaha Xenter 125 ini memang terlihat elegan dan mewah, dengan dimensi yang ramping, jok yang panjang sehingga nyaman dipakai boncengan serta dek yang rata sehingga lebih fungsional. Apalagi skutik ini punya kelebihan suspensi belakang model suspensi tunggal horizontal yang seperti layaknya motor sport dengan suspensi monoshock. Model suspensi seperti ini sama dengan suspensi maxi skutik Taiwan seperti Yamaha SMax juga Yamaha Force 155 .

Ditambah lagi dengan ukuran ban 16 inch sehingga membuat motor ini memiliki groud clereance yang tinggi.

Untuk fiturnya, Yamaha Xenter 125 ini memiliki speedomter full digital yang terlihat futuristic.

Uniknya lagi, dibelakang speedometernya ini terdapat bagasi kecil yang bisa nyimpen beberapa keperluan kita saat riding, seperti Rokok, dll, hehe berikut penampakannya :

Satu lagi yang unik dari skutik ini adalah bagian behel belakang yang terlihat seperti menyatu dengan body, ya mirip-mirip Yamaha Aerox atau New Vixion gitu deh pemirsa,

Sayangnya jika pemirsa buka ke bagian bawah jok, pasti gak akan sesuai ekspektasi, karena bagasinya gak muat helm. Dikarenakan posisi tanki BBM yang masih berada di bawah jok, bahkan ukuran tankinya ini cukup besar hingga bisa menampung kapasitas 8 liter BBM, wow…

Lampu rem-nya jga sudah LED dengan shape yang terlihat futuristik.

Sayangnya lampu depan belum LED, dan memang siapa pun akan setuju jika desainnya ini sangat aneh dan jadul, gak selaras dengan bagian lainnya yang memiliki desain yang futuristik, hehe

Lanjut kita bahas spesifikasi mesinnya, Yamaha Xenter ini mengusung mesin 125cc 1 silinder berpendingin radiator, belum diketahui apakah mesinnya pakai VVA seperti Lexi dan Yamaha Nmax 125 2019, namun skutik dek rata ini memiliki tenaga maksimum hingga 9,2 Kw pada putaran 7500 rpm dan torsi diangka 11,9 Nm pada 7250 rpm, lebih besar ketimbang Honda PCX 125 yang hanya memiliki tenaga 8,99kW pada 8.500 rpm dan torque sebesar 11,8N.m/5.000 rpm.

Terakhir, untuk bandrol harga pihak Yamaha Italia membandrol harga Yamaha Xenter 2019 ini sekitar € 2.790,00 Euro atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 46,2 jutaan. wuiih seharga Yamaha MT 25 tuh pemirsa, hehe… Disana motor ini dijual dalam 3 varian warna salah satunya yang paling terlihat elegan adalah warna hunter green atau warna hijau tua serta warna putih dan grey, berikut penampakan foto studionya :

Baca yang aneh lainnya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : warungasep@gmail.com
  • Facebook : Warungasep.net
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet

    Ditulis oleh Warungasep

    Advertisements

9 Comments

      • Oh iya Bung. Kan banyak yang bilang kalo selera desain tiap2 negara itu beda2. Misalnya selera India,Taiwan,Italy,juga Indonesia.
        Nah,bagaimana pabrikan bisa tahu selera orang masing2 negara? Apakah asal gambling atau melalui survey dengan memberi contoh gambar?
        Yang kedua,bagaimana dengan motor global macam xmax,nmax,ninja,dll. Mengapa motor2 tersebut bisa diterima di berbagai negara? (Jika selera tiap negara beda2)

        • ada survei, tiap pabrikan selalu ada survei, misal Yamaha sebelum ada R15 mereka melakukan survei ke beberapa komunitas(pernah saya bahas artikelnya), nanti dijadikan sebaai bahan referensi produk mereka, dan ketika komunitas ingin R15 punya upside down, dan akhirnya pakai, hehe…

          Untuk Xmax dll itu jadi salah satu produk global, jadi kemungkinan survei, riset dan kebijakan meliputi desain dll Yamaha pusat di Iwata Jepang yang nentuin,

          nah, kalo R15 Mio Vario Beat dll kan produk lokal, jadi survei dan risetnya secara lokal aja, misal di Taiwan mereka pakai suspensi monosok untuk matic, kemudian di India juga punya ukran standar velg yang kecil, maaf kalo salah CMIIW

  1. Melalui survey ya? Terus apakah survey tersebut dengan cara menunjukkan beberapa gambar yang masih berupa prototipe?
    Kalo demikian adanya,mengapa masih saja ada produk yang gagal(secara desain)? Misalnya new vixion,mio j,blade,dsb.

    Yang kedua,ada sebuah desain itu awalnya terlihat kaku,jelek. Tapi makin lama makin terlihat cakep. Misal nmax,lexi,dsb. Dan ada pula yang sebaliknya.

    Maaf ya,banyak tanya. Hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.