Nonton Motogp Sepang 2019 Bersama Respiro | Hari ke-2, Dapat Kesempatan Keliling Sirkuit!

Warungasep.net – Di hari pertama, rombongan Respiro mendapat keseruan di sirkuit Sepang setelah hunting foto pembalap di area Paddock pemabalap Motogp (Baca : Nonton Motogp Sepang 2019 Bersama Respiro | Hari ke-1, Hunting Foto Pembalap! ), naah di hari kedua tak kalah seru juga nih… Bahkan, Nonton Motogp Sepang 2019 bersama Respiro ini saya benar-benar mendapat pengalaman berharga, kesempatan langka juga banyak pelajaran dan hikmah yang saya ambil.

Nah, dihari kedua ini atau tepat di hari Sabtu saat sesi Kualifikasi atau H-1 race day, rombongan Respiro ini terpecah menjadi dua. Kelompok pertama memiliki agenda tersendiri yaitu berkunjung ke tempat wisata Genting Highland, Istana Raja dan tempat seru lainnya yang menarik dikunjungi di Malaysia.

Sedangkan kelompok kedua yang terdiri saya, mbah Dukun Satar, mas Kukuh dari Media Otoxplore dan orang yang paling berjasa membawa brand apparel asli Indonesia Respiro ke Motogp yaitu kang Tedy Suryadi punya agenda untuk kembali ke sirkuit Sepang Malaysia. Dan yang menarik disini, kang Tedy mengajak saya untuk mencoba moda transportasi masal-nya Negara Malaysia seperti Commuter Line, Bus. Dll. Banyak pelajaran dan ilmu yang saya dapat disini, “Kita belajar mengenal transportasi di negeri tetangga, gimana caranya kita beli tiket, disiplin mengantri dan juga mengenal stasiun dan rute-rute daerah Kuala Lumpur, jadinya ketika suatu saat nanti bisa kesini sendiri atau bawa keluarga kita sudah tahu caranya” ujar kang Tedy.

Namun karena saat Sabtu pagi tersebut kita terburu-buru karena kang Tedy ada jadwal meeting bersama team Gresini, maka kita putuskan untuk menaiki Bus yang khusus memiliki rute langsung dari Kuala Lumpur menuju sirkuit. Dan langsung deh kita kuy ke Sepang… Di Bus ini kita bersamaan dengan touris asal luar negeri yang punya tujuan yang sama ke Sepang. Kebanyakan dari mereka adalah para fans fanatik para pembalap, beragam macam atribut mereka pakai gak peduli dengan umur, biak tua maupun muda mereka berbaur. Bahkan beberapa diantaranya terlihat sudah berumur. Wah, kao di Indonesia sih kayaknya umur segitu kerjaannya paling duduk-duduk sambil nonton TV pakai sarung ditemani kopi dan pisang goreng, orang sana di usia senja masih jalan-jalan nonton Motogp, hehe…

Sudah sampai sirkuit, saya mengikuti kang Tedy untuk menyiapkan baju crew team Gresini. Seperti yang kita tahu jika Respiro merupakan sponsor Apparel team Gresini, dan pada hari Sabtu kemarin kang Tedy membawa beberapa baju untuk para Pit Crew untuk diberikan kepada crew dan pembalap-nya sekaligus. Tentunya kita patut bangga dong ada produk Indonesia yang menjadi bagian dari Motogp. Yang menarik, ada salah satu crew yang punya ukuran big size, bahkan baju tersebut bisa muat dua orang didalamnya.

Hahaha.. Kocak juga ya ternyata. Oh ya, selanjutnya saya pun diberi kesempatan untuk melakukan interview dengan pembalap Gresini. Tapi, sayangnya di hari Sabtu tersebut mereka mungkin lagi konsen dengan kualifikasi untuk mendapat hasil terbai. Alhasih saya hanya bisa dapet kesempatan bertemu dengan Carlo Merlini selaku Comm and Marketing team Gresini.

Saya dan Carlo Merlini

Saya sempat memberikan pertanyaan tentang bagaiama ceritanya Gresini dan Respiro bisa bekerja sama, Carlo menyebutkan jika produk Respiro sangat mereka percaya untuk memproduksi pakai yang nyaman dipakai, baik oleh para crew dan pembalap. Sehingga selama 4 tahun ini mereka bisa terus bekerja sama. Terus saya juga sempat bertanya tentang siapa pengganti Sam Lowes di team Federal Oil. Carlo menjawab jika nantinya akan digantikan oleh pembalap team SKY VR46, Nicolo Bulega. Namun saat saya tanya, apakah nantinya akan ada 2 pembalap dalam satu team, dan siapa rekan team Bulega nantinya? Carlo memberikan isyarat tutup mulut, yang berarti mereka belum menentukan.

Terakhir saya tanya apakah ada kemungkinan masuknya pembalap Indonesia untuk masuk team Gresini? Carlo yang merupakan warga Italia ini mengungkapkan jika, mereka tentu sangat ingin ada pembalap Indoensia yang bisa membalap bersama team Gresini, karena team mereka juga banyak mendapatkan sponsor dari Indonesia. Namun saat ini mereka masih mencari pembalap yang tepat untuk bergabung, mereka mencari dan memilih pembalap terbaik dari berbagai perjenjangan seperti Asia Talent Cup, Redbull Rookies Cup, dll Dan jika mereka sudah mendapatkannya, akan mereka umumkan nanti.

Nicolo Bulega pengganti Sam Loew di Team Federal Oil Gresini Racing

Siang hari di sirkuit Sepang cuacanya memang gak menentu, meskipun panas terik tapi beberapa kali turun gerimis. Rasa haus tentu gak bisa tertahan. Tapi, untungnya saya juga bisa mendapat kesempatan untuk makan bersama pembalap dan team di Restoran Saverino and Son Hospitality Motogp. Wuiih, kurang apa coba, udah bisa nonton Motogp, ketemu pembalap, dapat akses ekslusif ke paddock dan sekarang bisa makan gratis bersama pembalap. Di restoran ini mereka menyajikan berbagai makan Eropa. Dan yang patut diacungi jempol adalah sang kokinya yaitu Daniele Saverino ini baik banget, tahu banget jika banyak pengunjung muslim yang datang maka mereka menyajikan makanan terpisah antara yang halal dan yang pakai daging Babi. Tentunya ini menjadikan kita bisa makan enak dengan aman dan tenang.

Habis makan siang, perut kenyang tinggal pulang? lho pulang, ternyata enggak… Kang Tedy tiba-tiba tanya, “Kang, mau keliling sirkuit gak?” waah, serius nih bisa keliling sirkuit? Siapa yang gak mau coba, jika yang lain hanya bisa nonton Motogp di Grandstand/hillstand saja, saya bisa keliling sirkut Sepang, waah ini sih kesempatan langka, hehe…

Tapi maksudnya keliling sirkuit ini bukan masuk ke track pakai motor prototype Motogp ya, tapi hanya keliling di jalur khusus di pinggir track, itu lho tempat para jurnalis foto-foto pakai kamera guede banget kayak meriam, hehe… Nah, saya dapat kesempatan tersebut bersama kang Tedy karena mendapatkan akses khusus dari team Gresini..

Setiap sudut sirkuit saya sambangi, dan saat itu bertepatan dengan sesi kualifikasi Moto3. Dan saya sempat berfoto di tikungan 9, dimana tempat ini merupakan terjadinya insiden tabrakannya pembalap Indonesia Afridza Syah.

Foto ini saya ambil di siang harinya, beberapa jam sebelum insiden tersebut terjadi. Tidak ada yang menyangka jika hari itu menjadi hari naas bagi pembalap berusia 20 tahun tersebut. Afridza merupakan pembalap asal Tasikmalaya, satu daerah dengan saya, Ia datang ke Malaysia untuk berjuang membawa nama Indonesia dan berkompetisi dengan talenta balap terbaiknya hingga bisa berada diposisi 3 klasemen Juara Asia. Kepergian Afridza tentu memberikan kita pelajaran tentang apa yang ia lakukan dengan prestasinya demi negara tentu akan membawa harum Indonesia dikancah dunia.

Oh ya, untuk melihat keseruan saya keliling sirkuit Sepang, bisa pemirsa lihat di Video berikut ini :

Untuk cerita hari ke-3 dan 4 akan saya tulis di artikel berikutnya …

Baca yang unik lainya :

Kontak Warungasep.net :

Email : warungasep@gmail.com

Facebook : Warungasep.net

Twitter : @Warungasep

Instagram : Warungasepnet
Ditulis oleh Warungasep

Advertisements

Be the first to comment

Tulis Komentar anda dibawah ini, Maaf jika tidak terbalas, silakan hubungi kontak fanspage.. Thanks!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.