Perbandingan Yamaha MX-King 155 vs MX-King 150, Ganteng Mana?

adu ganteng mx new vs mx ganteng

Warungasep.net – Yamaha MX-King facelift hadir dengan desain, fitur dan spek mesin baru. Sayangnya motor bebek super Yamaha ini rilis duluan di Vietnam dengan nama Yamaha Exciter 155 VVA. Nah, buat yang penasaran dengan motor ini, berikut ini saya berikan beberapa gambar komparasi dari Yamaha Exciter 155 aka MX-King facelift yang bersanding dalam satu frame dengan predesesornya yaitu Yamaha Exciter 150 aka MX-King 150.

Galeri gambar ini saya ambil dari blognya Iwanbanaran, tapi entah darimana sumbernya soalnya keliatan merupakan croping dari screenshots video vlogger asal Vietnam. Oke kita langsung saja. Bicara soal Exciter 155, jika dilihat secara obyektif Yamaha sebenarnya ingin menghadirkan motor bebek dengan upgrade perubahan di segala sektor.

Pertama jelas dari segi performa, dari semua hanya 150cc meningkat menjadi 155cc plus teknologi Varibale Valve Actuation atau VVA lengkap dengan Assist Sliper Clutch sehingga meningkatkan power hingga 17,7 Hp dan torsi 14,4 Nm. Sulit menolak jika motor ini jadi bebek terkencang dikelasnya terutama dibandingkan dengan pesaing terdekatnya yaitu Honda Winner-X 150. Maka tak heran Yamaha memberikan tagline “Ride The Next Level”, mantap…

Kedua dari segi fitur. Smartkey atau kunci keyless pakai remote juga dengan power socket charger menjadi kelebihan dari motor bebek super ini. Skaligus Yamaha menjadi pelopor fitur ini dikelas bebek. Canggih!

Dan yang ketiga, Yamaha mencoba merubah desain motor ini dari semula memiliki konsep bebek super pada umumnya, menjadi bebek super dengan konsep ala motor superbike Yamaha YZF-R1. Tak tanggung-tanggung Yamaha memberi julukan motor ini sebagai “The Little R1”. Coba perhatikan :

Tapi, apanya yang mirip R1?

Jika dilihat dari desain keseluruhan, Exciter atau MX-King facelift 155 ini memang memiliki karakter desain Yamaha R series seperti R1 dan R6. Itu terlihat dari desain body bagian samping.

Buritan yang tajam dan racy dengan posisi jok boncengan yang tinggi, mirip dengan karakter motor sport kebanyakan. Ini unik, terlihat seperti jok terpisah tapi ternyata masih pakai model jok tandem. Bagian tengahnya memang mirip banget dengan R1, seperti ada cover ala-ala Deltabox, dan yang paling terlihat aura R seriesnya adalah bagian side fairing atau body sayap samping.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya jelas berbeda berbeda karakter, Tapi baik Exciter yang lama maupun yang baru sama-sama memiliki karakter motor balap yang sporty. Bagaimana jika dilihat dari belakang? Seperti ini penampakannya :

Berbeda… Yang lama lebih kecil dan ramping, sedangkan yang baru seperti konsepnya yang ala R series, desain lampu rem-nya pun dibuat dengan model horizontal dan sudah LED. CMIIW ya… Tapi, kita coba arahkan padangan kebagian atas ke area kokpit, melihat panel speedometer jelas keren banget sudah full digital dan lebih lebar, tapi jika melihat tepat di area kunci stang.

Exciter baru ini juga memperlihatkan kecanggihan teknologi fitur Keyless tanpa lubang kunci dan bahkan terdapat colokan charger(harus pakai adapter) yang semakin kuat aura motor kekinian. tapi herannya bagian ini justru memiliki desain cover yang anoying banget ya? overwide kayak gitu? apakah ini dibuat mirip R1? Rasanya R1 juga gak gitu banget, hehe…

Kita coba lanjut ke area depan.
Tenang.. sabar dulu gan… hehe…

Di bagian front cowl inilah yang membuat Yamaha berani menyebut motor bebek ini sebagai Littel R1, karena memiliki kombinasi DRL sipit dan headlight. Bagaian ini kalo menurut saya malah lebih bagus dari Yamaha R1 aslinya lho yang malah pakai lampu projie bulat yang nyempil, walaupun heran juga kenapa dibagian tengahnya gak dibikin bolong ala air scoop Yamaha R1. Dan bagian samping headlamp juga terlihat dibuat lebih lebar, kenapa dibuat begini?

Dan yang menjadi kontroversi oleh para netizen adalah bagian cover headlight.
Yamaha sebenanya membuat inovasi dua posisi headlight, 1 dibagian stang dan 2 di front cowl atau tebeng depan. Tapi, kenapa racikan modelnya seperti ini? Coba bandingkan dengan versi lawasnya :

Seandainya desain batok ini adalah aplikasi di google play, mungkin akan banyak yang ngasih bintang satu kali ya, hehe…

Seandainya saja, jika pakai lampu batok buta seperti Yamaha Aerox atau pesaingnya Winner-X akan terlihat lebih normal dan proporsional. Tapi ya itu dia, jawabannya cuma Yamaha yang tahu. Atau mungkin kita saja yang belum terbiasa dengan inovasi desain baru, atau mungkin juga memang desain seperti ini memang gak fotogenic dan harus lihat secara langsung.

Kalo menurut pemirsa gimana? Monggo komentarnya…


Baca juga yang menarik lainya :

Ditulis oleh Warungasep.

Kontak Warungasep.net :

Instagram : @Warungasepnet
Twitter : @Warungasep

Baca juga yang menarik lainya :

Ditulis oleh Warungasep.

Kontak Warungasep.net :

Instagram : @Warungasepnet
Twitter : @Warungasep

2 Comments

Komen Gratis !