Review GIXXER SF250, Motor Baru Suzuki Yang Dibully Netizen Se-Indonesia

Warungasep.net – Mengetahui produk baru tersebut diterima atau tidak oleh masyarakat kini tak perlu melihatnya berdasarkan data penjualan, tapi bisa juga dengan tanggapan netizen. Dan biasanya, ketika produk baru muncul tanggapan mereka pastinya beragam. Ada yang bilang bagus dan gak sabar menunggu, ada juga yang sedikit mengeritik tapi menerima, tapi untuk motor baru Suzuki yang satu ini yaitu Suzuki Gixxer SF250 yang rilis kemarin di GIIAS 2021, kok tanggapan netizen ini dominan mengkritik dan bahkan membully. Ada apa ini?

Orang-orang yang mengkritik tak hanya datang dari kalangan bikers antusias, tapi juga bahkan dari para fans Suzuki sendiri. Ini sih keterlaluan, orang yang biasanya membela malah ikutan membully juga. Ini tentu jadi fenomena unik. Dan saya pun jadi penasaran, untungnya saya dapat kesempatan untuk mengunjungi GIIAS 2021 di hari ke-2 dan kebetulan motor baru Suzuki ini sudah dipajang bersamaan dengan deretan mobil baru Suzuki. Yupz, karena sedikitnya produk motor baru Suzuki sehingga produk mereka dipajang bersama line up roda empat.

Pertama bertemu langsung motor ini, aura sporty Suzuki langsung terlihat terutama kombinasi warna silver dan birunya sama seperti warna motor Suzuki GSX-RR tim Ecstar Suzuki yang dipakai di ajang balapan Motogp. Itu saja sih yang memang menarik perhatian.

Lihat lebih dekat, hmm… walaupun jika dilihat di foto terlihat kecil, tapi ketika lihat langsung motor ini punya dimensi yang cukup besar, bodynya sih ramping tapi kaki-kakinya cukup kekar sehingga tampak moge look. ditambah knalpot double barrel dilapis chrome yang seakan menyembunyikan identitas mesin single silinder sehingga terkesan punya 2 silinder.

Tapi ketika lihat desain body depan, tengah hingga belakang. Jelas motor ini memang bukan selera bikers Indonesia. Itu karena Suzuki Gixxer SF250 ini memang dikembangkan, diproduksi dan dijual untuk pasar India. Maka tak heran, desainnya menyesuaikan trend dan selera bikers India yang memang hampir kesemua desain motor India itu memang unik, dan akan terasa aneh jika dilihat oleh bikers negara lain.

Ciri khas motor India diantaranya, pertama ban belakang yang selalu pakai mud guard(minus sari guard jika versi asli di India), kemudian motor ini walaupun genrenya motor sport fairing tapi stang kemudinya ergonomis cenderung santai sehingga motor ini mengusung konsep sport touring. Ciri khas lainnya, joknya split atau terpisah namun tebal, ditambah ada tambahan behel atau rear grip sehingga kesan sporty di area body belakang khas sport fairingnya sama sekali gak ada.

Desain body fairing samping? Ya mau gimana lagi, jika kita lihat bagaimana sosok Kawasaki Ninja, CBR250RR atau Yamaha R25 yang serba tajam dengan lekukan dengan lubang yang aerodimais, tidak akan kita temui pada motor sport 250cc Suzuki ini, desainnya bisa dibilang terlalu simple, dan lekukannya memang agak kurang terlihat proporsional.

Dan yang paling membuat netizen eneg adalah desain cover headlamp dengan windshield kecilnya. Ya begitulah, saya juga bingung mau komentar apa, yang jelas kayaknya tukang modif cover body fiber di tanah air, pastinya banyak yang lebih jago nge-desain model yang lebih ideal untuk bagian ini, hehe…

Tak hanya desain, yang kurang sreg di hati netizen terhadap Gixxer 250SF ini adalah soal spek mesinnya. motor ini mengusung mesin 250cc 1 silinder SOHC 4 klep berpendingin kombinasi air cooled dan oil cooled yang mereka sebut SOCS. posisi raditornya ini unik, yakni nyeder di samping secara vertikal. Power motor ini cuma 26,5 Ps dan torsi 22,5 Nm.

Terlalu inferior, apalagi jika dibandingkan dengan ke-3 rival Suzuki yang sudah dulu ada di Indonesia yang bahkan mereka gak cuma punya motor 250cc 1 silinder tapi sudah ada yang 2 hingga 4 silinder yang punya spek power 2 kali lipat dari Gixxer sf ini, sedangkan Suzuki dengan pedenya membawa motor 250cc dengan spek seadanya.

Apalagi dengan fitur yang bisa dibilang jauh tertinggal, jika motor sport 250cc Honda dan Kawasaki sudah ada yang pakai suspensi upside down, quick shifter dan bahkan throttle by wire hingga riding mode, sedangkan Gixxer keunggulan fiturnya hanya lampu depan dan belakang yang sudah LED, quick starter, panel speedo digital dan juga rem ABS. Dan bahkan untuk kunci kontaknya saja masih kalah dengan adiknya GSX-R150 yang sudah keyless.

Jika semua tentang kekurangan motor ini, lalu apa dong keunggulan dari Gixxer SF250 ini?

Suzuki pastinya pede dengan embel-embel build quality-nya yang memang Suzuki punya standar kualitas tersendiri, kemudian pede dengan menawarkan posisi riding yang ergonomis dan juga nyaman. Dan tentunya Suzuki pede dengan bandrol harganya yang lebih murah daripada sport 250cc di Indonesia yang rata-rata di bandrol diatas Rp 60 jutaan.

Ya memang, motor ini bandrolnya cukup realistis dan terjangkau dengan posisi harga dibawah Rp 50jutaan atau lebih tepatnya Rp. 49,3 jutaan on the road Jakarta, cukup murah juga karena statusnya motor ini adalah impor. Tapi jika dibanding rivalnya dari Kawasaki yang sama-sama punya produk 1 silinder, tentu motor Suzuki ini justru lebih mahal.

Tapi, Indonesia tentu bukan negara kecil. Punya pendukuk 200juta jiwa lebih, kayaknya mustahil kalo motor baru Suzuki ini gak laku. Netizen yang cuma mengetikan jarinya tentu cuma segelintir saja. Suzuki Gixxer SF250 yang dibandrol Rp. 49jutaan ini saya yakni pasti bakalan ada yang tertarik, lha wong Honda Supercub atau Honda Monkey yang cuma 125cc yang bandrolnya 4 kali Honda Verza aja ada yang beli, mosok yang harganya setara 2 unit Vario aja gak ada yang beli.

Tinggal Suzuki-nya yang harus bisa melakukan promo yang tepat dan mencari pembeli potensial, terutama para loyalis yang sudah membeli motor baru Suzuki, para kolektor atau juga konsumen yang penasaran dengan produk Suzuki yang katanya terjameen dan punya build quality yang lebih bagus dari pabrikan Jepang lainnya.

Saya juga tertarik dengan motor ini, ya walaupun cuma 1 silinder, fitur dan performa seadanya juga gak apa-apa, soal desain? Ya motor buatan Suzuki ini juga gak terlalu buruk. Cuma yang saya sesalkan dari Suzuki ini adalah entah kenapa mereka seakan tidak terlalu mempelajari perkembangan pasar di tanah air.

Seperti yang kita tahu,trend sepeda motor di Indonesia saat ini didominasi oleh skutik. Bagaimana nge-hypenya skutik Retro, atau trend maxi skutik gambot dengan fitur melimpah, atau kenapa mereka gak mengisi celah yang belum ada seperti Honda dengan CB150X yang kemarin rilis, kenapa justru Gixxer yang dimasukin kesini?

Dan saya pun mencoba mempelajari, kenapa motor India bisa masuk kesini. Perlu pemirsa ketahui jika negara yang memproduksi motor baru Suzuki tentu gak banyak, selain Indonesia, ada Jepang, Taiwan, India dan China. pengembangan dan produksi motor baru di Indonesia sepertinya mentok, dan inilah yang saya gak bisa mengerti, kenapa dan ada apa? Dan adapun yang masih aktif produksi ada China, India dan Taiwan.

Kalian tahu Suzuki Saluto 125? Ya, motor retro klasik modern asal Suzuki Taiwan ini banyak yang mengharapkan masuk Indonesia, bahkan negara lainnya pun berharap sama, sayangnya mereka memproduksi motornya untuk pasar domestik saja, gak ada yang eksport, walaupun ekspor paling cuma ke Jepang.

Suzuki China, mereka bekerja sama dengan pabrikan lokal Haojue, line up produk mereka cukup lengkap, mereka juga mengekspor produknya ke berbagai negara, bahkan ke Eropa, sayangnya produk Suzuki China punya bandrol yang mahal, seandainya masuk ke Indonesia, beeuuh pastinya gak akan bisa kompetitif soal bandrol harga.

Dan alternatif lain, siapa lagi kalo bukan India… Motor-motor India dikenal dengan harga yang murah dan line produksi yang melimpah berkat sumber daya mereka. gak cuma dijual kenaga kita… Ternyata motor Suzuki India ini pun menjadi produk global. Bisa kalian cek, produk Suzuki India kini tak hanya dijual di sekitaran negara-negara Asia Tengah, tapi juga sudah sampai ke Asia tenggara termasuk Filipina, Vietnam, Kamboja dan Thailand (kecuali Malaysia). bahkan sudah masuk ke negara-negara di Amerika latin.

Sepertinya ini menjadi grand design dari pihak Suzuki pusat dalam hal ini Suzuki Jepang untuk mencoba memasarkan produk mereka yang berasal dari India secara global. Dan ini menjawab kenapa Gixxer SF250 India bisa sampai kesini, walaupun motor ini bukan yang kita harapkan atau bukan demand produk konsumen di tanah air.

Dan konsekuensinya, kearifan lokal desain Suzuki India juga harus rela kita terima. Jadi, ya semoga saja Gixxer SF250 ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai calon konsumen motor ini, dan selamat berjuang bagi sales marketing Suzuki di Indonesia, semoga tabah dan sukses… aamiin.

Buat kalian yang penasaran, berikut ini ada sekilas review singkat saya ketika melihat langsung Suzuki Gixxer SF250 di GIIAS 2021 kemarin :

Baca juga yang menarik lainya :

Kontak Warungasep.net :

  • Email : [email protected]
  • Facebook : Warungasep.net
  • Twitter : @Warungasep
  • Instagram : Warungasepnet

Ditulis oleh Warungasep.

4 Comments

Komen Gratis !