Yamaha Fazzio vs Scoopy dan Panarea : Adu Spek, Fitur dan Harga

Warungasep.net – Di awal tahun ini Yamaha Indonesia secara mengejutkan merilis skutik retro terbaru yang diberi nama Yamaha Fazzio 125. Nah, tentunya kalian penasaran jika skutik yang masuk kategori Classy Yamaha ini dikomparasikan dengan pesaingnya di segmen skutik bertema retro. Lawannya apa coba? Apalagi kalo bukan Honda Scoopy dan untuk membuat postingannya semakin menarik saya akan coba bandingkan juga dengan skutik serupa dari pabrikan Italia yaitu Benelli Panarea.

Pertama kita bahas desain fisiknya dulu. Jika ditanya, skutik mana yang paling keren? Yang paling terasa aura classic-nya? Yang jelas pasti kalian punya pendapat tersendiri. Tapi tentu dari ketiga produk tersebut punya style tersendiri dan juga punya keunikan tersendiri.

Misalnya Yamaha Fazzio punya desain yang lebih original, lampu depannya saja yang mengacu padan desain skutik Italia. Lapu bulat di stang, sedangkan area tebeng depan, mirip dengan skutik Taiwan Yamaha EC-05, bagian belakangnya bergaya boxy alias kotak seperti Yamaha Qbix dan Yamaha Limi, bedanya Fazzio punya detailing shape lampu sein dan rem berbentuk kapsul.

Sedangkan Scoopy punya ciri khas lampu depan di tebeng depan dan shape body berbentuk hurup S. Panarea Benelli lebih condong ke skutik Italia seperti Vespa, Lambretta dll. Sehingga desainnya basic banget, tapi aura classicnya terasa kuat.

Untuk lebih mengenal ketiga skutik ini, bisa kalian baca terpisah di postingan :

Walaupun sama-sama mengusung konsep skutik bergaya retro, tapi untuk spek mesin bisa dibilang Scoopy gak bisa head to head jika melihat kubikasi mesinnya. Yupz, Scoopy cuma 110cc sedangkan Fazzio dan Panarea masing-masing mesin 125cc. Tapi bagaimana performanya? Mending kalian lihat saja komparasinya berikut ini :

Perbandingan Spesifikasi Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy dan Benelli Panarea

Spesifikasi
 Yamaha Fazzio
Honda Scoopy
Benelli Panarea
Tipe Mesin Blue Core, 4 tak, SOHC, k2lep berpendingin udara eSP, 4 tak, SOHC, k2lep berpendingin udara 4 tak, SOHC, 2 klep berpendingin udara
Kapasitas Mesin 124,96 cc 109,5 cc 124 cc
Bore x Stroke 52,4 x 57,9 mm 47,0 mm x 63,1 mm 53.5mm x 55mm
Kompresi 11.0:04 10.0:1 9,4:1
Power Maks 6,2 kW / 6500 rpm 9,0 PS (6,6 Kw ) pada 7500 rpm 8.7PS / 7,500rpm
Torsi Maks 10,6 Nm pada 4500 rpm 9,3 Nm pada 5500 rpm 9,2 Nm pada 60000 rpm
Pengabut Bahan Bakar Fuel Injection PGM-FI FI
Starter SMG, Kick dan electric Starter ACG Starter, kick dan electric starter  kick dan electric starter
Kapasitas Oli 0,8 lter 0,65 liter ?
Transmisi Automatic Automatic Automatic
Kopling tipe kering Automatic Centrifugal tipe kering Automatic Centrifugal tipe kering Automatic Centrifugal
Tipe Rangka underbone underbone – eSAF atau Enhance Smart Architecture Frame Underbone
P x L x T 1820mm X 685mm X 1125mm 1.864 x 683 x 1.075 mm 1.825mm  x 685 mm x 1.045 mm
Ground Clearance 135 mm 145 mm 125 mm
Tinggi Jok 750 mm 746 mm ?
Jarak sumbu 1280 mm 1251 mm 1270 mm
Kapasitas Tanki 5,1 liter 4,2 liter 4,6 liter
Berat 95 Kg 95 kg – 95 kg tipe smartkey 104 kg
Ukuran Ban Depan 110/70-12 inch 100/90-12 inch 100/90-12 inch
Ukuran Ban belakang 110/70-12 inch 110/90-12 inch 110/90-12 inch
Suspensi depan Teleskopik Teleskopik Teleskopik
Suspensi Belakang Swing Arm dengan suspensi tunggal Swing Arm dengan suspensi tunggal Swing Arm dengan suspensi tunggal
Rem depan Cakram Cakram Cakram
Rem Belakang Teromol Teromol Teromol
Pengapian TCI Full Transisterized, Baterai ?
Busi NGK CR6HSA NGK ?
Batrei YTZ6V MF-12V 5ah ?

Gimana? Walaupun ketiganya berbeda kubikasi, Tapi justru Scoopy yang punya power tertinggi diatas kertas. tapi Fazzio punya Torsi yang lebih unggul ditambah memiliki 2 sumber tenaga yang saling bersinergi, yaitu tenaga yang dihasilkan dari mesin serta tenaga yang berasal dari Electric Power Assist Start yang membuat akselerasi awal lebih bertenaga dan halus khususnya ketika membawa penumpang, barang, dan jalan menanjak.  tapi dari ketiga produk tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing terutama dari segi fitur. Fitur bisa menjadi nilai jual tersendiri buat motor di kelas entrylevel. Terkadang fitur unggulan dari salah satu produk tidak kita temui di skutik pesaingnya, begitu juga sebaliknya.

Nah, dibawah ini mungkin bisa menjadikan gambaran bagaimana perbandingan fitur diantara ketiga skutik tersebut ;

Perbandingan Fitur Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy dan Benelli Panarea

Fitur
Yamaha Fazzio Honda Scoopy
Benelli Panarea
Lampu Depan LED LED LED
Lampu Belakang Bohlam Bohlam LED
Lampu Hazard Ada Ada
Lampu Plat Nomor Ada
Panel speedometer Full Digital Analog dan Digital Analog dan digital
Electric Charger Ada Ada (USB) Ada (USB)
SmartKey System Ada Ada
Answer Back System Ada Ada
Starter System SMG, Electric dan engkol ACG, Electric dan engkol Electric dan engkol
Functional Hook Ada, Double Ada
Idling Stop Stop Start System Idling Stop System
Tipe Ban Tubeless Tubeless Tubeless
Rem ABS
Engine Cut Off Ada
Bagasi Ada Ada Ada
Rem Depan/Belakang Cakram/Teromol CBS Cakram/Teromol Cakram/Teromol
Parking Brake Lock Ada Ada
Switch Stand System Ada Ada
One Push Start Ada
Electric Power Assist Start Ada
Connected Smart Phone Ada (Y-Connect)

Dan jika Desain, spesifikasi dan beragam macam keunggulan fitur masih belum bisa menentukan pilihan pemirsa dalam memilih ketiga skutik ini, mungkin perbandingan harga bisa jadi memberikan solusi untuk mengambil keputusan. Untuk komparasi banderol harganya. Langsung saja cekidot :

Perbandingan Harga Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy dan Panarea 125

HARGA
Yamaha Fazzio
Honda Scoopy
Benelli Panarea
Tipe Std (Termurah) Rp. 21.750.000 (Tipe Neo) Rp. 20.475.000 Rp. 24.800.000
Tipe Termahal Rp.22.000.000 (Tipe Lux) Rp. 21.275.000 (Smartkey Version)

Nah disin kita bisa lihat perbandingannya, Scoopy memang menawarkan banderol harga yang paling murah juga performa yang lebih unggul diatas kerta. Tapi tentu Fazzio dengan harga yang sedikit lebih mahal tapi punya keunggulan yang lebih lengkap, bahkan bisa dibilang yang paling lengkap di segmen skutik 125cc kelas entry, bahkan menjadi motor skutik dengan system hybrid pertama di kelasnya. Panarea juga masih bisa dipertimbangkan ,selain karena desainnya yang classic banget juga karena mengusung brand Italia yang punya pride tersendiri.

Sayangnya, seandainya ada satu pabrikan lagi yang masuk ke segmen skutik retro kelas classic modern pasti akan lebih banyak pilihan, salah satu yang konsumen inginkan adalah Suzuki Saluto, semoga saja motor asal Taiwan ini bisa hadir di Indonesia tahun ini, kita tunggu saja…

*} Jika tabel di atas tidak terbuka, coba pakai mode baca secara lanskap. Terimakasih.

2 Comments

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak!