Bimota TERA 2024, Moge Eksotis Italia Bermesin Super Charged

Warungasep.net – EICMA Milan merupakan gudangnya produk baru sepeda motor dunia. Beragam macam bentuk dan model dari berbagai pabrikan dari seluruh dunia tumpah disana. Salah satu yang menarik adalah Bimota TERA 2024, produk moge eksotis asal Italia yang tak hanya memiliki desain unik dan aneh tapi juga mesin buas 1000cc dengan teknologi Supercharged.

Ngomongin tentang mesin Supercharger tentunya selalu identik dengan varian Ninja H2-nya Kawasaki. Dan FYI buat kalian yang belum tahu, Bimota yang merupakan pabrikan asal Italia ini menjalin kerjasama dengan Kawasaki. Dimana perusahaan asal Jepang itu mengakuisisi sebagian besar saham Bimota.

Sehingga wajar saja jika mereka melakukan kolaborasi dalam menciptakan sebuah maha karya produk sepeda motor yang eksotis, unik dan futuristik. Oh ya, sebelum Tera ini, mereka sudah punya produk lainnya, seperti Bimota Tesi H2 dan juga Bimota KB4 RC .

Dan Bimota TERA 1000 ini merupakan hasil pengembangan mereka selanjutnya yang hadir dengan beragam keunggulan. Pertama kita bahas desainnya. Berbeda dengan model Tesi H2 yang agak weird alias aneh, dengan muka barongsai-nya, Tera hadir dengan bentuk yang lebih proporsional dan tentunya unik.

Menggunakan half fairing samping dengan bagian depan yang sepertinya menggunakan paket headlamp yang memiliki kemiripan dengan Kawasaki Z500. Konsep desain Tera ini sepertinya lebih ke model sport touring, dengan stang tinggi yang ergonomis, windshield tinggi dan mereka juga menyediakan beragam aksesories penunjang aktifitas touring secara opsional.

Tapi tentu saja tetap mempertahankan keunikan khas produk Bimota diantaranya kaki-kaki bagian depan yang berbeda dengan motor pada umumnya yakni menggunakan swing arm atau sistem hub-steering. Tapi tentunya dengan menggunakan monoshock Ohlins TTX36 yang canggih dikedua suspensinya yang dipadukan dengan rem Brembo Sylema.

Bagian mesin Tera 1000 ini menggunakan basic mesin dari Kawasaki Z H2 dimana mengusung mesin 998cc 4 silinder DOHC 16 klep dengan Supercharger, power puncaknya bisa mencapai angka 147.1 kW {200 PS} pada kitiran 11,000 rpm dan torsi 137 Nm pada 8500 rpm.

Bedanya jika Z H2 menggunakan sasis model teralis saling silang, sedangkan Bimota menggunakan rangka alumunium baik pada rangka utama dan sub-frame-nya yang dipadukan dengan detailing serat karbon dibeberapa bagian, sehingga membuat moge Italia ini tampil eksotis.

Untuk fitur elektronik juga, motor ini dibuat sama plek dengan Z H2 diantaranya Cornering Management Function (KCMF); Kontrol Traksi KTRC (3-MODE); Launch Mode Kontrol (KLCM); Sistem Rem ABS (KIBS); Transmisi semi-otomatis Quick Shifter (KQS) dan juga riding mode.

Terakhir, menurut media Eropa sana, harga Bimota TERA 1000 ini dijual dengan banderol harga lebih dari 50.000 Euro dan akan dijual mulai tahun 2024 mendatang. Nah, kira-kira bakal dijual di Indonesia enggak ya?

Be the first to comment

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak!