Review dan Tes Ride Honda Stylo 160

Warungasep.net – Awalnya saya dan mungkin kalian semua mengira jika desain Honda Stylo ini akan mirip dengan Honda Girono 125 yang memang sudah rilis duluan di Thailand. Tapi pas motor ini melakukan debut perdana di tanggal 2 Februari 2024 kemarin, Duaar…. Buyar semuanya! Ternyata tebakan kita salah, yang pertama desainnya enggak mirip Giorno, ada yang menyebut masih lebih keren Giorno karena lebih klasik ada yang memang menilai Stylo ini justru lebih unik dan lebih keren. Tapi menurut saya pribadi, desain Stylo ini ternyata diatas ekspektasi, terutama desain depannya, tapi sayang sama seperti model Honda pada umumnya, desain mereka itu selalu anti klimaks dan tidak perfect dari segi desain, ada satu bagian yang keren banget, tapi bagian lainnya justru kurang dan malah nyeleneh, hehe…

Stylo 160 ini bagian depannya menggunakan lampu di setang kemudi dengan shape hexagonal, sehingga terkesan seperti motor klasik pada umumnya namun lebih mewah dengan aksen chrome, sedangkan bodi depannya menggunakan kombinasi lampu sein dan DRL yang membentuk huruf C yang unik dan juga terdapat ekterior grill dan lubang udara dibagian tengah. Desain tersebut membentuk karakter unik, menggabungkan desain klasik yang mewah dengan detailing khas skutik Honda yang selalu ada unsur sporti dan futuristiknya di semua varian.

Walaupun begitu, desain depan Stylo memang memiliki kemiripan dengan beberapa model motor lainnya, diataranya shape depan yang membentuk huruf “V” mirip dengan Alpha Volantis Horizon, dan bentuk lampu seinnya mirip dengan GPX Tuscany 150, entah Honda yang meniru desain mereka, atau malah desain Honda yang bocor dan ditiru oleh pabrikan asal Thailand tersebut, entahlah, hehe…

Lanjut ke bodi belakang, ini nih yang memang mengecewakan, kenapa desainnya seperti ini? Honda mengusung tagline “Fashion meets Power” pada Stylo 160 ini, memang tagline tersebut cocok untuk skutik ini, karena memadukan konsep skutik premium retro yang fashionable dengan mesin 160cc yang powerfull dan tidak diragukan lagi kemampuannya, namun dari segi desain cocoknya sih mengusung tagline “Premium meets Entrylevel” karena untuk desain bagian depan terasa banget mewah dan futuristik yang menjadi karakter skutik premium, tapi bagian belakang justru mengusung karakteristik motor kelas entrylevel yang terkesan kopong, sederhana, ramping dan minimalis.

Masalah desain tentunya akan berbeda-beda sesuai dengan selera masing-masing. Namun dari penampakan secara keseluruhan, siapa pun yang baru pertama kali melihat Stylo ini pastinya akan langsung terkesan, terutama jika melihat bagian depannya. Walaupun skutik retro pada umumnya mirip seperti Vespa, desain Stylo ini menurut saya lebih baik dari Vespa untuk bagian depan, terkecuali bagian belakangnya, hehe

Sedangkan untuk fitur, Dalam hal ini tentunya Yamaha lebih unggul dong ya, mereka sudah punya fitur konektifitas smartphone yang menjadi fitur standar, bahkan untuk Grand Filano sudah pakai model panel meter TFT warna. Honda? Keunggulan fitur skutik ini ada pada penggunaan rem cakram belakang dan juga rem ABS, fitur lainnya terbilang standar, panel meter masih model analog biasa yang memang lebih lengkap, smartkey system, lampu serba LED termasuk lampu rem dan seinnya.

Kaki-kakinya menggunakan ban 12 inci tapak lebar dengan ukuran 110/90 dbagoian depan dan 130/80 dibagian belakang, velgnya keren dan beda dengan Scoopy. Fitur unik dari motor ini ada pada center consol box dimana terdapat laci dibagian tengah, dan juga gantungan barang yang bisa dilipat. Sayang bagasinya terbilang kecil hanya 16,5 liter, dan kapasitas tangki yang muat 5,5 liter.

Bagaimana dengan performa mesin? Apakah sesuai tagline-nya? Kebetulan saya diberi kesempatan oleh AHM untuk bisa merasakan sensasi berkendara dengan skutik terbaru Honda ini.

Sesi tesride dilakukan di AHM Safety Riding Park di Cikarang Jawa Barat, Jumat sore itu cuaca mulai mendung menjelang sore hari. Dan benar saja, saat turun ke trek, hujan mulai turun dan sempat dihentikan karena alasan safety.

Hujan mulai reda, saya pun kembali turun. Ada 5 unit Honda Stylo 160 yang disediakan oleh AHM untuk dijajal oleh para Blogger dan Vlogger, saya kebagian Stylo warna hitam, kesan misteriusnya dapet tapi juga dengan detailing warna chrome yang membuatnya terlihat pede seperti mengendarai skutik premium alias mahal, hehe…

Saat pertama naik, saya yang memiliki tinggi badan 165cm ternyata jinjit. Walaupun tinggi joknya lebih rendah 1 cm dari Vario 160, tapi Stylo 160 ini memiliki permukaan jok yang lebar, sehingga saat ditunggangi dan duduk di bagian tengah jok maka akan terasa jinjit banget.

Setang kemudinya terasa lebih tinggi, dan ketika kaki naik ke area floorboard maka menjadi lebih ergonomis. Yang menarik adalah, saat melihat area dasbor panel meter full digitalnya terasa mewah banget, speedometernya kecil tapi dengan cover yang gede banget. Sensasi memegangnya seperti nostalgia dengan model Honda Spacy atau Suzuki Address dimana area setang terasa menggembung dan besar, itu karena skutik ini memiliki model headlamp yang berada di setang kemudi, berbeda dengan skutik Honda pada umumnya yang dimana area setang lebih kecil dan minimalis karena lampu depan berada di tebeng depan.

Saat menyalakan starter, suara mesinnya terasa khas banget mesin eSP+ Honda yang ngorok dan kasar, apalagi ketika gas mulai ditarik. Walaupun begitu, akselerasi motor ini terasa banget dan resfonsif. Bodi yang ramping dan bobot yang ringan, tentu saja membuat motor ini menjadi lebih lincah, ditambah dengan ukuran ban yang lebar makin pede saat nikung, walaupun saat sesi tesride kondisi trek dalam keadaan basah.

Untuk pengereman cukup pakem, presisi, dan sistem pengereman ABS single channelnya membuat pengereman terutama saat trek basah menjadi lebih efektif. Trek yang disediakan AHM terdapat speed trap untuk mencoba performa suspensinya, untuk shock depan terbilang empuk, tapi shock belakangnya keras banget, begitu juga dengan busa jok-nya, entah kapan Honda akan improve dibagian tersebut, karena punya ciri khas jok yang keras, hehe…

Tapi untuk Stylo tipe ABS yang kita gunakan ternyata memiliki keunikan yaitu kulit jok yang terbuat dari kulit imitasi atau suede, sehingga memiliki tekstur yang kesat dan gak licin, sehingga saat digunakan tidak melorot dan membuat posisi duduk menjadi lebih stabil.

Sayangnya lintasan basah saya masih enggak pede untuk jajal topspeed, hehe… Tapi yang jelas, skutik 160cc Honda memang memiliki karakteristik performa mesin yang mantap, terutama diputaran bawah, terasa banget lebih responsif, ringan dan enak buat stop n go, dan juga berpotensi untuk mencapai performa maksimum untuk meraih topspeed yang lebih tinggi jika digunakan di lintasan yang lebih panjang.

Sehingga sangat tepat jika AHM memberikan tagline “Fashion meets Power” pada skutik ini, Walaupun dari segi desain, saya memiliki pendapat tersendiri karena motor ini terkesan seperti “Premium meets entrylevel”, hehe…

Jadi bisa disimpulkan, kelebihan dari Stylo ini menurut saya pribadi pertama adalah dari segi desain, terutama bagian depannya yang retro fashionable, namun tetap sporti dan futuristik khas Honda yang selalu mempesona para konsumennya sejak pandangan pertama.

Kedua ada dari segi performa, mesin 160cc eSP+ plus ini memang terbukti handal, akselerasi mantap, enak buat stop n go, kombinasi rangka eSAF yang ringan membuatnya lincah dan enak buat bermanuver. Kelebihan ketiga ada pada segi fitur, salah satunya adalah rem cakram depan belakang dengan ABS dan ban tapak lebar, panel meter full digital dengan fitur lengkap, terdapat fitur unik center consol boks, dan juga smartkey system.

Kelebiahn yang ke-4 ada dari segi harga, banderol 27 jutaan tipe CBS dan 30jutaan tipe ABS, tentunya cukup menggiurkan untuk skutik retro dengan mesin 160cc ini, terbilang kompetitif karena pesaingnya memiliki harga yang setara tapi dengan mesin 125cc, dan kalaupun ada yang setara dari segi kapaitas mesin, harganya dibanderol dua kali lipat.

Stylo 160 ini tentunya memiliki beberapa kekurangan menurut pendapat pribadi, diantaranya desain bodi belakang dimana jika dari depan terlihat retro modern dan sporti dengan gaya premium yang mewah, tapi bodi belakang terkesan tidak selaras karena seperti model skutik kelas low entry level.

Kemudian kekurangan lainnya, shock breaker belakang yang cuma satu, seandainya pakai double shock seperti PCX dan ADV160 pasti akan lebih perfect aura premiumnya, hehe… Dan kekurangan lainnya ada pada suara mesin yang kasar, berisik dan ngorok yang memang menjadi karakteristik dan ciri khas mesin 160cc eSP+ Honda dan juga shock belakang dan busa jok yang selalu keras.

Semoga bisa memberikan referensi buat kalian yang kepincut dengan skutik retro 160cc Honda ini… untuk lebih detailnya, kalian bisa lihat di video berikut ini :

4 Comments

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak!