Blogger dan Vlogger #GasKeHondaBikersDay2019 : Hari ke-3, Touring ADV150 (Part2)

Warungasep.net – Setelah selesai Etape pertama, dari mulai start di depan Hoten Tani Djiwo Dieng yang kemudian  melakukan CSR di sebuah skolah SD 1 Sigedang Wonosobo (Baca : Bloger dan Vlogger #GasKe HondaBikersDay2019 : Hari ke-3 Touring ADV150 (Part1) ). Rombongan Vlogger dan Blogger #Gaskehondabikersday 2019 pun melanjutkan perjalanan ke arah utara… Trek yang kita lewati menembus kabut tanda masih berada diatas pegunungan…

Blogger D’Gujubar #gaskehondabikersday2019 (Alki Indoride, Mbah Muhsin Bonsai Bikers dan saya)

Tapi beberapa km kemudian kita menemui jalanan menurun, cukup panjang namun sempit. Disini, kanan kiri rute yang kita lewati penuh dengan ladang perkebunan sayur mayur. Saya kurang tahu apa nama daerahnya, yang pasti masih berada di kawasan Wonosobo.

Dan jalanan sempit dan agak licin pun berakhir, kemudian bertemu dengan jalanan yang mulus dan cukup lebar. Disini kita puas banget bawa motor skutik seharga Rp. 33jutaan yaitu Honda ADV150 untuk meliuk-liuk di jalanan naik turun pegunungan yang berkelok-kelok. Kombinasi handling yang mantap, ergonomi riding yang tegak dengan stang baplang yang lebar membuat motor ini enak dipakai miring-miring di jalan mulus seperti ini.

Saya beberapa kali mencoba lagi posisi riding dengan miring lebih rebah lagi, dan ternyata motor ini memang enak banget dan mudah dikendalikan walaupun motor ini menggunakan ban model semi dual purpose tapi ternyata cukup nempel diaspal, saya pikir bakalan ngegerudug atau ngesot, ternyata enggak… Ditambah lagi dengan suspensi depan dan belakang yang gak terlalu empuk tapi juga gak terlalu keras, sehingga dibawa dalam kondisi seperti ini motor menjadi lebih stabil dan gak mentul-mentul.

Perlu pemirsa ketahui jika ini adalah kali keduanya saya Touring menggunakan Honda ADV150 setelah bulan Agustus lalu di Bali (Baca : Touring Honda ADV150 di Bali Etape IV : Geber Diatas 100km/jam di ByPass Ida Bagus Mantra ). Bedanya jika waktu itu saya pakai ADV150 tipe ABS, naah untuk touring HBD 2019 ini saya pakai ADV150 tipe CBS.

ADV150 tipe CBS pakai emblem 3D

Lalu apa bedanya ADV150 dengan rem ABS dan rem CBS?
Oke, yang saya rasakan memang gak terlalu banyak perbedaan ya… Keduanya sama-sama pakem, waktu touring kemarin saya sempat melakukan hard braking ketika sedang konvoi, rider didepan saya gak ngasih tanda jika ada cone berada di tengah jalan, alhasil saya kaget dan ngerem… Sampai ngepot, hehe… (Bisa ditonton videonya dibawah ya). Dan alhamdulillah, rem bekerja dengan baik dan saya sangat bisa mengendalikan motor dengan mudah… Pak Iwan pemilik Blog Motogokil yang tepat berada di belakang saya sempat berkomentar “Gile lu Sep, sampai ngepot begitu, untung gue juga bisa ngerem, kalo kagak bisa tabrakan kite…” ujar pak Dosen asal Jawa Timur ini… Yupz, pak Iwan menuturkan jika walaupun kondisi jarak antar rider cukup dekat, tapi rem Combi Brake System milik ADV150 ini bekerja dengan baik…

Jika ditanya apa bedanya dengan versi ABS? Kalo menurut saya sih memang gak terlalu banyak berbeda ya, lagian ABS-nya Honda ini cuma 1 channel saja alias rem depan doang, jadi jika dipakai keduanya yang bekerja ABSnya cuma rem depan saja. apalagi untuk dilintas aspal seperti ini… kecuali dulu saya sempet pakai PCX150 ABS waktu touring ke Ciwidey diajak ke jalan yang agak licin dan penuh pasir, bau deh rem ABS-nya memang kerasa banget, ban depan gak nguci jadi aman gak kepeleset. Gak tau deh kalo waktu itu saya pakai tipe CBS, ehe…

Tapi ada perbedaan signifikan antara tipe ABS dan CBS di ADV150 ini yaitu fitur ESS atau Emergency Stop Signal. Saya sempat melihat Irfan Pertamax7 melakukan hard braking dengan ADV150 tipe ABS, dan seketika fitur ini bekerja dan memberikan sinyal lampu hazard otomotis, sedangkan tipe CBS fitur ini tidak tersedia, kenapa ya? Karena beda sensornya dong…

Ketemu Tanjakan

Bagaimana dengan performa? Ah kalo ini sih saya sudah jelaskan waktu touring di Bali tempo lalu. Motor ini jika ketemu jalan lurus atau jalanan berkelok-kelok sih enak banget, dengan mesin 150cc 1 silinder 2 klep dengan power sebesar 14,5 PS dan torsi 13,8 Nm ini tenaganya bisa dibilang cukup, Bicara Tospeed, saya sempat mencapai angka 109 km perjam sewaktu di Bali, tapi saat touring kemarin karena kondisi treknya didominasi pegunungan alhasil hanya sampai mentok diangka 70-80 kmpj saja. Tapi sayangnya, jika ketemu tanjakan panjang seperti di etape pertama(sudah saya bahas di artikel sebelumnya) menuju tanjakan kebun Teh Tambi, ADV150 ini memang terasa ngos-ngosan, dengan berat badan saya yang mencapai 84 kg, kecepatan rata-rata motor dengan ukuran velg belakang 13 inch dan depan 14 inch ini hanya bisa mencapai kecepatan rata-rata sekitar 45 sampai 50 kmpj saja. Tapi jika tanjakannya pendek dan gak terlalu curam, sih hajar aja, asal gak kehilangan moment buat narik gas sih mudah saja…

Disalip Aerox 😀

Bagaimana dengan konsumsi rata-rata BBM. Nah, saya coba cek hasil di panel speedometer ADV150, saya dapet AVG Fuel Consumptionnya di angka 42 km per liter. Sempat merasa paling boros, tapi ketika saya tanya pak Iwan Motogokil, beliau lebih boros, yakni sampai angka 38 kmpl, raihan saya hampir sama dengan Lucas Gratia yang juga di angka 42,3 km/liter rata-rata.

AVG Fuel Cons : 42 Km/liter

Sebenarnya jarak antara Dieng menuju Ambarawa itu jika dilihat di odometernya hanya mencapai 110 km saja, jika ditempuh secara normal mungkin 3 sampai 4 jam pun sampai. Tapi yang namanya Touring bareng AHM itu terdiri dari 60% makan, 40 % touring, hehe… Maksudnya separuh waktu habis buat makan itu bukan hanya sekedar makan buat ngisi perut, tapi juga ada moment kita bisa ngobrol dan diskusi bersama. Salah satunya waktu kita istirahat di Rumah Makan Joglo, kedekatan antara GM HC3 Ibu Istiyani Susriyati sangat terasa ketika kita sharing dan diskusi bersama Blogger. Ada om Leopold yang datang jauh dari Australia, IWB, Vandra, Aripitstop dll. Ditambah kita dihibur dengan nyanyian “Konser Giant”nya Bloger Mistis Mbah Yudibatang, seru banget…! Makannya sih cuma bentar dilanjutkan dengan Isoma, dan sisanya kita habiskan dengan kebersamaan. Jadi bukan hanya sekedar Touring tapi kita juga lebih mempererat tali silaturahmi antara pabrikan dan para Blogger juga Vlogger…

Ibu Istiyani dan om Leopold sedang mendengarkan nyanyian Mbah Yudi Batang

Jarak dari Ruma Makan Joglo ke Venue HBD Di Lap. Pangbes Jendral Sudirman Ambarawa gak terlalu jauh, jadi kita riding santai saja. Sampai di garis finish, yakni di depan panggung HBD 2019 kita disambut ratusan peserta yang memang sudah hadir sejak pagi dan mengikuti rangkaian acara HBD. Alhamdulillah, semua peserta Touring Blogger dan Vlogger Gas ke Honda Bikers Day 2019 ini selamat sampai tujuan, dan punya kesan tersendiri baik dari segi pengalaman berkendara bersama skutik terbaru Honda, lalu menikmati trek jalanan di daerah Jawa Tengah yang ternyata asyik banget dan rekomended buat pemirsa yang ingin melakukan touring dari atau menuju Dieng dan terakhir sangat bangga menjadi bagian dari event besar tahunan HBD 2019 yang bisa juga disebut sebagai Lebarannya para bikers Honda…

Oh ya, buat pemirsa yang penasaran dengan keseruan touringnya bisa lihat di Video berikut ini :

Jangan lupa untuk subscribe ya, Dan sebagai tambahan ini dia galeri foto Blogger dan Vlogger Touring ke HBD 2019 Ambarawa pakai Honda ADV150 :

Jika ada yang mau ditanyakan monggo ditulis di kolom komentar dibawah ya…

ovBaca yang unik lainya :

Kontak Warungasep.net :

Email : warungasep@gmail.com

Facebook : Warungasep.net

Twitter : @Warungasep

Instagram : Warungasepnet
Ditulis oleh Warungasep

Komen Gratis !